Usai Akuisisi Hak, Sony Berencana Kembangkan Film Labubu
📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 19:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Instagram - @popmart
LOS ANGELES - Sony Pictures resmi mengembangkan film Labubu setelah mengakuisisi hak layar dari merek populer asal Tiongkok tersebut. Studio ini berencana menghadirkan film layar lebar dan membuka peluang terbentuknya sebuah waralaba, dilansir dari Variety, Sabtu (15/11).
Langkah ini diambil menyusul melonjaknya popularitas boneka Labubu yang menjadi fenomena budaya pop dalam setahun terakhir. Meski demikian, proyek ini masih berada pada tahap awal.
Belum ada aktor, sutradara, maupun produser yang terlibat yang diumumkan. Sony Pictures juga belum memberikan komentar resmi mengenai hal tersebut.
Labubu pertama kali dirilis pada 2015, namun popularitasnya baru meledak dalam beberapa bulan terakhir. Tren ini bermula dari komunitas kecil yang fanatik sebelum berkembang menjadi fenomena mainstream.
Produk buatan Pop Mart tersebut dijual dalam format “blind-box”. Hal tersebut berhasil menarik perhatian publik karena karakter yang didapat baru diketahui saat kotaknya dibuka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Strategi ini turut memicu pasar sekunder yang sangat aktif, dengan harga yang sering melambung tinggi. Popularitas Labubu juga didorong oleh dukungan dari sejumlah selebritas, terutama dari dunia K-pop.
Pengembangan film layar lebar merupakan proses panjang yang dapat memakan waktu bertahun-tahun. Karena itu, akuisisi hak layar ini menjadi taruhan Sony bahwa popularitas Labubu akan tetap kuat hingga film tersebut siap dipasarkan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!