Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Jakarta Jangan Sampai Picu Aksi Main Hakim Sendiri

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
 Jaga Jakarta Jangan Sampai Picu Aksi Main Hakim Sendiri Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah elemen masyarakat Tanah Abang menggelar deklarasi damai di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025).

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri diimbau agar terus mengingatkan masyarakat, khususnya Ojek Kamtibmas dalam program Jaga Jakarta, untuk tetap waspada saat bertindak ketika menemukan kejahatan di jalanan dan tidak terpancing aksi main hakim sendiri.

"Kami merasa senang warga Jakarta banyak peduli terhadap warganya. Namun, warga perlu diingatkan agar berhati-hati saat berhadapan dengan penjahat atau pelaku kriminal," kata Pemerhati Polri, Putra Ginting dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, Kapolda Metro Jaya boleh saja mengajak warga dan ojol untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan, namun keselamatan harus dijaga.

Wartawan senior itu pun meminta kepada warga yang notabene tidak terlatih itu agar lebih berhati-hati dalam bertindak saat menemukan tindakan kriminal di jalan.

"Program Jaga Jakarta yang dicanangkan oleh Kapolda Metro Jaya jangan sampai salah kaprah, sebagai contoh Hansip yang harus meregang nyawa ketika mengejar pelaku curanmor," kata Ginting.

Mantan wartawan Harian Rakyat Merdeka itu mengatakan, masyarakat juga perlu mewaspadai aksi nekat yang dilakukan penjahat saat posisinya sedang terdesak.

"Kami tidak bisa memungkiri bahwa pelaku kejahatan mungkin sebelum beraksi menekan pil terlarang atau narkoba sehingga mereka nekat. Jika warga terlalu bersemangat menangkap, dikhawatirkan terjadi 'dar der dor'," ucap Ginting.

Sebagai pemerhati Polri dan Penasehat Mitra Polri (JMP), Ginting mengaku prihatin dan berdukacita kepada keluarga korban yang meninggal dunia karena berusaha menggagalkan aksi curanmor.

"Si Hansip tewas ditembak oleh pelaku curanmor, meskipun dijuluki pahlawan tetapi keluarganya menderita. Kapolda boleh saja mengajak warga Jakarta peduli di lingkungan masing-masing," kata Ginting.

"Tapi, Kapolda harus mengingatkan kepada warga agar jangan main hakim sendiri. Jika ada yang dicurigai laporkan kepada pihak kepolisian," imbuhnya.

Sebelumnya, kepolisian menggandeng organisasi masyarakat (ormas), termasuk ojek online, untuk menjadi agen dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah DKI Jakarta.

"Ini merupakan bagian dari Program Jaga Jakarta. Empat pilar jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan dan jaga amanah," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Asep Edi Suheri saat memimpin apel siaga kamtibmas di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10).

Dia menjelaskan Polda Metro Jaya tidak hanya mengajak ormas untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.