Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Pastikan Arsinum Optimal Layani Warga Terdampak Bencana Sumatera

📅 Senin, 22 Des 2025, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Pastikan Arsinum Optimal Layani Warga Terdampak Bencana Sumatera Doc: ANTARA
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengambil air yang dihasilkan oleh teknologi Arsinum di lokasi terdampak bencana Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (21/12/2025).

JAKARTA – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, memastikan teknologi Arsinum (Air Siap Minum) yang telah dikerahkan BRIN berfungsi optimal melayani masyarakat di wilayah terdampak bencana Sumatera.

Melalui keterangan di Jakarta, Senin (22/12), Arif menyebut saat ini sebanyak tiga unit Arsinum telah dioperasikan, dengan rincian dua unit di Kabupaten Aceh Tamiang dan satu unit lainnya akan ditempatkan di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

"Kehadiran Arsinum menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan air layak minum di tengah keterbatasan infrastruktur pascabencana," katanya.

Selain Arsinum, Kepala BRIN juga memastikan tim kesehatan dan survei pemetaan yang sudah bertugas di tempat bencana dalam keadaan baik dan melaksanakan tugas dengan maksimal.

Dalam penanganan bencana tersebut ungkap Arif Satria, BRIN juga mengerahkan pesawat nirawak atau drone Ground Penetration Radar (GPR) untuk mendukung proses rekonstruksi dan evakuasi.

Teknologi mutakhir ini mampu mendeteksi objek hingga kedalaman 100 meter di bawah permukaan tanah, sehingga dapat membantu dalam pencarian korban serta pemetaan kondisi tanah di wilayah rawan longsor.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi berbasis riset menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan bencana.

Arif menegaskan inovasi tidak hanya berhenti pada pengembangan di laboratorium, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan, mulai dari penyediaan air bersih hingga dukungan teknis dalam evakuasi dan pemulihan infrastruktur.

"Riset dan inovasi harus hadir saat dibutuhkan, terutama pada masa-masa genting pascabencana, karena kebermanfaatan yang nyata adalah yang langsung dirasakan masyarakat," ujarnya.

Melalui langkah ini, Arif berharap hasil riset dan inovasi nasional dapat terus hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.