Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Cilacap, 20 Orang Dinyatakan Hilang, Puluhan Rumah Hancur

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 13:49 WIB | Oleh:
Longsor Cilacap, 20 Orang Dinyatakan Hilang, Puluhan Rumah Hancur Doc: ist
Ket. pencarian korban

CILACAP – Hingga siang ini, masih 20 orang dinyatakan hilang akibat tanah setinggi 15 meter longsor di Cilacap. Tim search and rescue (SAR) gabungan yang dikoordinasi Kantor SAR Cilacap menemukan satu korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

On Scene Coordinator (OSC) Kantor SAR Cilacap Priyo Prayudha Utama di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, CIlacap, Jumat, mengatakan korban atas nama Yuni ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area Worksite B-1 pada pukul 10.43 WIB saat operasi pencarian di lokasi longsor.

Sebelum jenazah Yuni dievakuasi dari lokasi penemuan, kata dia, tim SAR gabungan terlebih dahulu menyingkirkan material longsoran yang cukup banyak menimbun tubuh korban. "Korban berhasil dievakuasi pada pukul 10.56 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Majenang,” katanya.

Ia mengatakan proses pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas Kantor SAR Cilacap, TNI, Polri, sukarelawan, hingga masyarakat sekitar, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Menurut dia, Worksite B-1 yang menjadi lokasi penemuan jenazah Yuni merupakan bagian dari perkampungan Dusun Tarukuhan, Desa Cibeunying. Dalam hal ini, bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Berdasarkan pendataan sementara usai kejadian, total korban mencapai 46 orang, terdiri atas 23 selamat, dua meninggal dunia, dan 21 orang dilaporkan hilang. Terkait dengan hal itu, tim SAR gabungan dikerahkan pada titik-titik yang diperkirakan terdapat korban tertimbun, yaitu Worksite A-1 sebanyak tiga orang dalam pencarian, A-2 tujuh orang, A-3 empat orang, B-1 empat orang, dan B-2 tiga orang.

"Dengan temuan terbaru ini, pembaruan data menunjukkan total 20 orang masih dalam pencarian, terdiri atas tujuh warga Dusun Tarukuhan dan 13 warga Dusun Cibuyut," kata Priyo.

Terus Dicari

Tim petugas gabungan melakukan pencarian terhadap korban tanah longsor di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berlangsung nyaris tanpa waktu jeda sejak peristiwa terjadi pada Kamis (13/11) malam.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penyisiran lokasi kejadian, mencari dan mengevakuasi korban beberapa saat setelah menerima informasi longsor kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

BNPB mengkonfirmasi data sementara total ada 49 orang warga korban terdampak bencana itu. Di antaranya, dua orang dievakuasi dengan kondisi meninggal dunia, tiga orang luka-luka, 23 orang dalam kondisi selamat dan sementara 21 orang dinyatakan hilang dalam pencarian.

Menurut dia, setidaknya sampai dengan pukul 03.00 WIB dini hari tadi ada 21 orang masih dalam pencarian. Lalu pagi ini satu unit alat berat bantuan dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan (SAR).

"Pencarian tetap dilakukan secara maksimal karena masih dalam masa golden time," kata dia. Curah hujan yang deras dan berdurasi panjang membuat struktur tanah wilayah perbukitan di Majenang itu menjadi labil, hingga menimbun permukiman warga di sekitarnya.

Menurut laporan petugas di lapangan, kata dia, longsoran tanah ratusan meter itu seketika merusak 12 rumah warga wilayah Dusun Cibaduyut, Cibeunying dan Tarukahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Jangan Asal Ngecas! Ini Tat...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...

Gempa Bumi M6.1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.