Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koordinasi Amburadul, Proyek Tol Patimban Tersendat di Meja Birokrasi

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Koordinasi Amburadul, Proyek Tol Patimban Tersendat di Meja Birokrasi Doc: antara
Ket. Ilustrasi Jalan tol akses Pelabuhan Patimban

JAKARTA – Tertundanya pembangunan jalan tol akses Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat (Jabar), mencerminkan lemahnya koordinasi lintas lembaga di tingkat daerah. Hal itu berdampak pada kelancaran proyek strategis nasional (PSN).

Hambatan administratif dan kurangnya sinkronisasi antara pemerintah daerah (pemda), kementerian terkait, serta pihak pelaksana memperlihatkan masih adanya celah dalam tata kelola infrastruktur strategis. Keterlambatan ini bukan hanya mengganggu konektivitas logistik nasional, tetapi juga menurunkan efisiensi rantai pasok ekspor-impor yang seharusnya didukung oleh keberadaan Patimban.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menegaskan ke depannya tidak boleh ada lagi hambatan administratif dalam pelaksanaan proyek Jalan Tol Akses Patimban. Dia menilai, keterlambatan perpanjangan izin suplai material menunjukkan lemahnya koordinasi pemda yang berpotensi mengganggu penyelesaian proyek strategis nasional bernilai triliunan rupiah tersebut.

“Saya mendapat informasi bahwa proyek ini sempat atau masih berkendala dengan material yang itu menyangkut izin daripada suplai material. Ini seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar Roberth di Jakarta, Rabu (12/11).

Menurut Roberth, proyek strategis nasional seperti tol akses seharusnya mendapat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemda. Dirinya menyoroti kasus habisnya izin suplai material yang seharusnya mudah diperpanjang, namun justru menyebabkan keterlambatan distribusi material timbunan ke lokasi proyek.

“Kalau tinggal diperpanjang, saya kira ini kan proyek nasional yang sangat dibutuhkan. Maka wajib utuhnya untuk bisa dipercepat,” tegasnya.

Roberth menambahkan, akibat keterlambatan tersebut, pelaksana proyek terpaksa mendatangkan material dari daerah yang lebih jauh, sehingga berdampak pada meningkatnya biaya dan lamanya waktu pengiriman. Dirinya berharap Pemda Jabar segera memperbaiki mekanisme perizinan dan memastikan proses administrasi tidak menjadi hambatan pada proyek yang menyangkut kepentingan nasional.

Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko dikutip dari laman resmi DPR RI menilai keterlambatan penyelesaian PSN tersebut menghambat optimalisasi Pelabuhan Patimban, yang digadang-gadang sebagai pelabuhan ekspor otomotif terbesar di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.