Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Dinas akan Dicopot Jika Tidak Optimal dalam Menggunakan Anggaran 2026

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 23:50 WIB | Oleh:
Kepala Dinas akan Dicopot Jika Tidak Optimal dalam Menggunakan Anggaran 2026 Doc: Antara
Ket. Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin memberikan sambutan saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Rabu (12/11/2025).

Banjarmasin - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin mengancam akan memberhentikan kepala dinas atau pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak optimal menyerap atau menggunakan anggaran 2026.

“Kepala SKPD yang tak bisa menggunakan anggaran dengan baik akan saya berhentikan, tapi bukan berarti boros,” kata Muhidin saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalsel di Banjarmasin, Rabu.

Muhidin menyampaikan peringatan tersebut karena pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel Tahun Anggaran 2025 masih jauh dari target serapan yang diharapkan.

“Kalau penggunaan anggaran tahun 2025 tidak maksimal, masih bisa memaklumi, karena masa jabatan kami baru dimulai tahun ini. Tapi untuk tahun 2026, tidak ada alasan lagi,” ujar dia.

Ia menyampaikan pernyataan keras tersebut secara terbuka di hadapan anggota dewan agar menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan efektivitas penggunaan APBD.

Pada kesempatan itu, Gubernur Muhidin juga mengklarifikasi isu dana daerah yang disebut masih mengendap di perbankan sebagaimana pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Untuk dana daerah Kalsel masih aman tersimpan di Bank Kalsel dalam bentuk deposito dan giro pemerintah daerah, bukan dana pribadi,” ungkapnya.

Sebelumnya, terungkap realisasi anggaran belanja 2025 hingga awal November belum mencapai 60 persen pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Selasa (11/11).

Ketua DPRD Kalsel Supian HK berharap realisasi anggaran dapat mencapai minimal 70 persen hingga akhir Desember 2025, meski sebagian anggota dewan menilai target 90 persen atau bahkan 100 persen sulit tercapai mengingat sisa waktu yang semakin singkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.