Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Garuda Muda Catat Kemenangan Bersejarah, tapi Nasib ke Babak Gugur Masih di Ujung Tanduk

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 00:45 WIB | Oleh:
Garuda Muda Catat Kemenangan Bersejarah, tapi Nasib ke Babak Gugur Masih di Ujung Tanduk Doc: Detik
Ket. Timnas Indonesia U-17 catat sejarah dengan raih kemenangan perdana di Piala Dunia U-17 2025 usai kalahkan Honduras 2-1.

JAKARTA - Timnas Indonesia U-17 resmi menutup perjalanan di fase grup Piala Dunia U-17 2025 dengan catatan bersejarah sekaligus penuh tantangan. Meski sempat menelan dua kekalahan, skuad asuhan Bima Sakti berhasil menorehkan kemenangan pertama Indonesia di ajang Piala Dunia level mana pun.

Dalam tiga laga penyisihan, Garuda Muda tergabung di Grup C bersama Zambia, Brasil, dan Honduras. Hasilnya, Indonesia mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan. Kekalahan terjadi saat menghadapi Zambia dengan skor 1-3 dan Brasil yang terlalu tangguh hingga menutup laga 0-4. Namun di laga terakhir, semangat pantang menyerah anak-anak muda Tanah Air membuahkan hasil manis saat menaklukkan Honduras 2-1 di Aspire Zone pitch 2, Senin (10/11/2025).

Gol kemenangan itu dicetak oleh Evandra Florasta dan Fadly Alberto. Kemenangan ini menjadi sejarah baru — untuk pertama kalinya Indonesia meraih kemenangan di turnamen Piala Dunia kelompok usia FIFA. Momen tersebut pun disambut antusias oleh publik sepak bola nasional yang menilai performa Garuda Muda menunjukkan kemajuan signifikan.

Meski begitu, perjuangan belum usai. Indonesia masih harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain untuk mengetahui nasib mereka menuju babak 16 besar. Tim asuhan Bima Sakti berharap salah satu dari Arab Saudi, Burkina Faso, atau Paraguay menelan kekalahan dengan selisih enam gol agar peluang lolos tetap terbuka.

Berdasarkan data resmi FIFA, Indonesia mencetak total tiga gol dari 37 tembakan, dengan 16 di antaranya tepat sasaran. Tiga pemain berbeda menjadi pencetak gol, yaitu Zahaby Gholy, Evandra Florasta, dan Fadly Alberto. Di sisi lain, Garuda Muda kebobolan delapan gol tanpa mencatatkan satu pun clean sheet. Disiplin permainan juga menjadi sorotan dengan delapan kartu kuning dikantongi pemain Indonesia selama fase grup.

Terlepas dari hasil akhir, performa di Piala Dunia U-17 2025 dianggap menjadi pijakan penting bagi masa depan sepak bola Indonesia. Para pemain muda yang tampil di ajang ini diharapkan bisa menjadi tulang punggung tim nasional senior dalam beberapa tahun mendatang, membawa semangat Garuda terbang lebih tinggi di kancah dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.