Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS Identifikasi RW-RW Kumuh Jakarta

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 01:05 WIB | Oleh:
BPS Identifikasi RW-RW Kumuh Jakarta Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti saat peluncuran "Portal Satu Data Jakarta" di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus menegaskan posisinya sebagai pionir dalam penerapan kebijakan berbasis data melalui kerja sama strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kolaborasi ini melahirkan pemetaan wilayah Rukun Warga (RW) kumuh pertama di Indonesia yang dilakukan secara sistematis dan ilmiah.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menilai, langkah Jakarta sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memahami akar persoalan sosial dan pembangunan. Ia mengatakan, pemetaan RW-RW kumuh berbasis data akurat memungkinkan kebijakan pembangunan dilakukan secara lebih efisien dan berkeadilan.

“Program identifikasi RW kumuh yang dilakukan Jakarta ini merupakan inisiatif murni dari pemerintah daerah bersama BPS. Belum ada provinsi lain yang melakukannya,” ujar Amalia dalam acara peluncuran Portal Satu Data Jakarta di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).

Menurut Amalia, terobosan tersebut menjadi bukti bahwa Jakarta tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kualitas tata kelola data. Ia menambahkan, model kerja sama semacam ini dapat menjadi contoh nasional dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah untuk penanggulangan kemiskinan perkotaan.

“Pendekatan berbasis data ini memungkinkan setiap program intervensi disusun lebih tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya data yang kredibel dalam merancang arah pembangunan berkelanjutan di wilayah metropolitan seperti Jakarta.

Transformasi Digital

Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam kesempatan sama menyebut, peluncuran Portal Satu Data Jakarta sebagai tonggak penting dalam transformasi digital pemerintahan daerah. Menurutnya, data bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan landasan utama dalam setiap kebijakan publik.

“Era kebijakan tanpa data sudah berakhir. Sekarang saatnya semua keputusan publik harus berbasis data yang valid dan terbuka,” tegas Pramono. Ia menjelaskan bahwa sistem terintegrasi tersebut akan membantu pemerintah memetakan persoalan kota secara real-time dan lintas sektor.

Dengan adanya Portal Satu Data Jakarta, Pemprov berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. “Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan untuk pembangunan punya dasar data yang jelas dan manfaat yang nyata bagi warga,” tambahnya.

Terkait isu pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) Jakarta sebesar 15 triliun, Pramono memastikan tidak akan menghambat pembangunan Ibu Kota. Ia menegaskan, Pemprov tetap akan menjalankan seluruh program prioritas dengan strategi efisiensi dan pengelolaan keuangan yang lebih adaptif.

“Dengan anggaran terbatas, kami akan tetap menjaga agar pembangunan di Jakarta tidak kehilangan momentum,” ucapnya. Ia menilai bahwa efisiensi berbasis data akan menjadi kunci untuk memastikan semua program tetap berjalan efektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.