Bom Bunuh Diri di Ibu Kota Pakistan: 12 Orang Tewas
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 18:17 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
ISLAMABAD - Sebuah ledakan bom mobil telah menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya di luar gedung pengadilan di ibu kota Pakistan, Islamabad, (11/10).
"Bom mobil meledak di pintu masuk kompleks peradilan distrik yang luas di kota itu," kata media milik pemerintah dan sejumlah pejabat.
Dari Al Jazeera, area di sekitar lokasi ledakan ditutup dan polisi di Islamabad melaporkan bahwa gedung pengadilan di ibu kota sedang ramai ketika ledakan terjadi yang menyebabkan beberapa orang terluka.
Puluhan rumah di dekat perguruan tinggi itu rusak parah akibat dampak bom bunuh diri besar-besaran, yang melukai sedikitnya 16 warga sipil. Mereka yang terluka dalam serangan itu dibawa ke Rumah Sakit PIMS.
Pasukan keamanan telah menutup wilayah tersebut dan meluncurkan penyelidikan mengenai penyebab ledakan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Asif Ali Zardari mengutuk apa yang ia gambarkan sebagai “ledakan bunuh diri” di dekat Kompleks Peradilan Distrik.
Ledakan itu terjadi pukul 12:39 siang (07:39 GMT), menurut Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi, yang juga mengatakan itu adalah serangan bunuh diri.
Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ledakan itu terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan keamanan Pakistan mengatakan mereka menggagalkan upaya yang dilakukan kelompok bersenjata untuk menyerbu sebuah perguruan tinggi kadet di Wana di provinsi Khyber Pakhtunkhwa dekat perbatasan Afghanistan.
Menteri Pertahanan Khawaja Asif mengatakan Pakistan “dalam keadaan perang”, dan menambahkan bahwa serangan tersebut harus dianggap sebagai “peringatan”.
Ledakan di Islamabad terjadi beberapa jam setelah pasukan keamanan Pakistan menggagalkan upaya orang-orang bersenjata untuk menyandera para kadet di sebuah perguruan tinggi yang dikelola tentara semalam.
Serangan semalam terhadap perguruan tinggi yang dikelola tentara dimulai pada Senin malam, ketika seorang pembom mencoba menyerbu perguruan tinggi kadet di Wana, sebuah kota di provinsi Khyber Pakhtunkhwa dekat perbatasan Afghanistan.
Menurut Alamgir Mahsud, kepala polisi setempat, dua pejuang bersenjata tewas oleh pasukan sementara tiga orang berhasil memasuki kompleks sebelum terpojok di blok administrasi.
Para komando tentara termasuk di antara pasukan yang melakukan operasi pembersihan dan baku tembak terjadi secara berkala hingga Selasa, kata Mahsud.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!