Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSPI: Gelar Pahlawan untuk Marsinah Bentuk Pengakuan Negara pada Buruh

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 06:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
KSPI: Gelar Pahlawan untuk Marsinah Bentuk Pengakuan Negara pada Buruh Doc: ANTARA
Ket. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal saat menghadiri konsolidasi akbar buruh di gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (10/11).

KABUPATEN BEKASI – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut penetapan Marsinah sebagai pahlawan nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas perjuangan kaum buruh.

“Ini tonggak bersejarah. Marsinah menjadi buruh pertama yang mendapat gelar pahlawan nasional, tanda penghormatan pemerintah terhadap perjuangan buruh,” kata Said Iqbal di Cikarang, Senin(10/11).

Ia mengatakan kalangan buruh mengapresiasi keputusan pemerintah yang menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional setelah melalui proses usulan yang disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025.

Menurut Said, Marsinah merupakan sosok buruh perempuan dari kalangan pekerja kecil yang berjuang melawan ketidakadilan dan menjadi simbol keberanian buruh Indonesia.

Ia mengungkapkan nama Marsinah diusulkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dengan pertimbangan layak menerima gelar pahlawan nasional.

“Saat itu saya duduk di sebelah kiri beliau dan menyampaikan, ‘Pak Presiden, belum pernah ada buruh yang menjadi pahlawan nasional.’ Beliau langsung menjawab, ‘Oke, kita setuju,’” ujarnya.

Usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Sekretaris Negara, Menteri Sosial, dan Bupati Nganjuk, daerah asal Marsinah.

Said mengapresiasi langkah cepat pemerintah yang menetapkan status pahlawan nasional hanya enam bulan setelah pengusulan, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan ke-80.

“Sejak 1 Mei hingga November ini, prosesnya hanya enam bulan. Awalnya saya kira baru tahun depan, tapi ternyata Presiden menunjukkan penghormatan besar kepada guru dan pekerja,” katanya.

Ia berharap penetapan Marsinah tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi menjadi pendorong semangat bagi buruh untuk terus memperjuangkan keadilan sosial.

“Keputusan ini membuktikan bahwa buruh adalah bagian penting dari perekonomian negara. Ini juga bentuk penghormatan terhadap kerja keras pekerja, terutama perempuan,” ujar Said.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.