Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR Babel evakuasi wisatawan alami hipotermia di Bukit Pading

📅 Senin, 02 Jun 2025, 16:15 WIB | Oleh:
SAR Babel evakuasi wisatawan alami hipotermia di Bukit Pading Doc: ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Pangkalpinang.
Ket. Proses evakuasi yang dilakukan Tim SAR Gabungan Babel terhadap sejumlah pendaki Bukit Pading yang mengalami gejala hipotermia.

Pangkalpinang -- Tim Pencarian dan Pertolongan gabungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengevakuasi terhadap beberapa orang wisatawan yang mengalami gejala hipotermia saat melakukan pendakian Bukit Pading di Bangka Tengah.

"Proses evakuasi dilakukan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima informasi kejadian tersebut, dalam proses ini kami didukung Rescuer Kansar Pangkalpinang, BPBD Bangka Tengah, Saka SAR, dan warga Dusun Sadap," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa di Pangkalpinang, Senin.

Tim gabungan bergerak menuju lokasi para pendaki untuk melakukan penanganan medis awal terhadap wisatawan yang mengalami hipotermia. Seluruh proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 03.30 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dengan keadaan selamat dan sehat.


Ia menjelaskan proses evakuasi terhadap wisatawan yang mendaki Bukit Pading ini berawal dari adanya kegiatan pendakian yang dilakukan 35 orang yang tergabung dalam Komunitas Sekam Babel, pada 31 Mei 2025 pukul 16.00 WIB.

Mereka melakukan pendakian dari Dusun Sadap dan tiba di Posko-1 Anak Pading sekitar pukul 20.00 WIB untuk mendirikan tenda dan beristirahat. Keesokan harinya sekitar pukul 10.00 WIB mereka melanjutkan perjalanan menuju Puncak Bukit Pading dan tiba di puncak pukul 15.30 WIB.

Setelah selesai melakukan aktivitas di puncak, pukul 16.00 WIB semua pendaki kembali ke Posko-1, namun di tengah perjalanan seorang pendaki bernama Fitri (P/21) mengalami gejala hipotermia dan kelelahan hebat. Para pendaki lain kemudian membawa korban dengan membopong menuju Posko-1.

Setelah tiba di Posko-1 pada pukul 20.30 WIB, tiga pendaki lain juga mengalami kondisi yang sama. Rekan-rekan mereka memutuskan untuk menyalakan api untuk mengurangi rasa dingin pada tubuh dan menghubungi Kantor SAR Pangkalpinang untuk meminta bantuan evakuasi.

Menerima informasi tersebut, Kantor SAR Pangkalpinang memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian, bersamaan dengan itu tim SAR juga didukung personel BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Saka SAR, dan sejumlah warga Dusun Sadap.

"Seluruh proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 03.30 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dengan keadaan selamat," katanya.Selanjutnya, para pendaki dibawa menggunakan armada Basarnas dan angkutan umum menuju rumah salah satu pendaki yang menjadi titik kumpul awal sebelum melakukan pendakian.

"Kami semalam melakukan evakuasi kepada pendaki yang mengalami gejala hipotermia, sehingga kesulitan untuk melanjutkan perjalanan turun dari Bukit Pading. Kondisi cuaca yang mendung dan hujan sejak kemarin dapat memungkinkan hal ini terjadi kepada para pendaki," katanya.

Ia mengimbau para pendaki sebelum melakukan aktivitas pendakian untuk memastikan kondisi fisik prima serta peralatan keselamatan memadai untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi saat mendaki.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para Tim SAR gabungan yang turut membantu dalam proses penyelamatan dan evakuasi para pendaki," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.