Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

44 Desa Siap Bangun Koperasi Merah Putih! Barito Utara Percepat Pendataan Lahan demi Kebangkitan Ekonomi Rakyat

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 18:08 WIB | Oleh:
44 Desa Siap Bangun Koperasi Merah Putih! Barito Utara Percepat Pendataan Lahan demi Kebangkitan Ekonomi Rakyat Doc: ANTARA/HO-Diskominfosandi Barito Utara
Ket. Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan (tengah) menghadiri rakor percepatan pendataan lahan untuk pembangunan fisik Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Muara Teweh, Selasa (11/11).

MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 dan 17 Tahun 2025 yang mendorong percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas koperasi sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi rakyat. Hingga kini, sebanyak 44 desa dan kelurahan telah menyatakan kesiapan lokasi pembangunan koperasi.

"Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, tempat bernaungnya pelaku UMKM, petani, dan perajin. Karena itu, pembangunan fisik harus diiringi pembangunan mental, sistem manajemen, dan komitmen moral dari semua pihak," kata Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan di Muara Teweh, Selasa.

Menurut dia, pembangunan Koperasi Merah Putih bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi merupakan gerakan ekonomi rakyat berbasis desa.

Percepatan ini guna, katanya, menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, yang menekankan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi rakyat.

"Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat desa agar mampu mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi modern," kata Felix.

Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis menegaskan percepatan pendataan lahan harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi antarinstansi, agar hasilnya optimal dan tidak tumpang tindih.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh percepatan pembangunan fisik koperasi, karena keberadaannya menjadi fondasi penting penguatan ekonomi masyarakat desa.

"Diperlukan kolaborasi nyata antara perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan masyarakat, koperasi, dan pertanahan," tegas Sekda.

Inspektur Daerah Barito Utara Rakhmat Muratni menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pendataan lahan dan memastikan kesiapan lokasi pembangunan koperasi di setiap desa dan kelurahan.

"Sampai hari ini tercatat 44 desa dan kelurahan telah menyatakan kesiapan lokasi pembangunan koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional ini. Prosesnya juga dilakukan secara sinergis dengan Kodim 1013 Muara Teweh," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.