Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemdiktisaintek Tekankan Peran Penting Vokasi Dukung Ketahanan Pangan

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 08:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemdiktisaintek Tekankan Peran Penting Vokasi Dukung Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan dalam Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah Tahun 2025.

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menekankan peran penting perguruan tinggi vokasi untuk terus mendorong perannya dalam memberi solusi terhadap tantangan-tantangan yang dialami masyarakat di sekitar mereka, seperti pada bidang ketahanan pangan nasional.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mendukung Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Jawa Tengah adalah menyelenggarakan Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah Tahun 2025 bertema “Panggung Inovasi: Teknologi Tepat Guna dan Sinergi Multipihak untuk Masa Depan Berkelanjutan” yang digelar di Semarang pada Kamis (6/11).

"Ketahanan pangan bukan hanya tentang kemampuan memproduksi, tapi tentang kemampuan berinovasi," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan melalui keterangan di Jakarta, Minggu (09/11).

Fauzan menilai hal ini menjadi tantangan bersama, karena kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat adalah kunci menuju kedaulatan pangan nasional.

Senada dengan Fauzan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto juga menegaskan pentingnya hilirisasi riset dan matching fund antara perguruan tinggi dan industri daerah agar hasil penelitian tidak berhenti di jurnal, tetapi hadir dalam bentuk solusi yang bisa diterapkan.

Ia menyebut pendekatan ini sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yang menempatkan inovasi dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi nasional.

"Kemdiktisaintek mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat riset berbasis kebutuhan lokal dan memperluas kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi dan teknologi yang tepat guna, desa bukan hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga sumber inovasi untuk masa depan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara, Ketua Konsorsium PTV Jawa Tengah Kurnianingsih melaporkan bahwa melalui kegiatan ini, dikembangkan program penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.

Luarannya berupa produk hilirisasi riset yang telah diimplementasikan oleh berbagai industri dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Perguruan tinggi vokasi memiliki peran penting dalam memastikan inovasi teknologi tepat guna bisa langsung digunakan masyarakat. Kami tidak hanya berhenti di riset, tetapi juga mendampingi desa agar hasil inovasi itu bisa diterapkan dan dikembangkan secara mandiri," ucapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah pada tahun 2023 melaporkan sebanyak 42,01 persen petani Jawa Tengah berusia 43 tahun ke atas. Sementara, petani milenial berjumlah 18,78 persen dan petani generasi Z sebanyak 0,96 persen.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian masih di bawah 20 persen dari total pelaku usaha tani.

Dalam laporan yang sama, disebut bahwa jumlah usaha pertanian di Jawa Tengah pada 2023 adalah sebanyak 4.366.317 unit, turun sebesar 13,21 persen dibanding 10 tahun yang lalu, dengan jumlah 5.031.033 unit usaha.

Kondisi ketimpangan usia, penguasaan teknologi, dan berkurangnya usaha pertanian menimbulkan tantangan regenerasi dan transformasi sistem produksi agar lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.