Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan di Sejumlah Wilayah Pesisir
📅 Minggu, 09 Nov 2025, 19:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: EuroNews
JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah lepas pantai Jepang pada Minggu (9/11) pagi waktu setempat, menyebabkan Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami. Guncangan terasa kuat di sepanjang wilayah pesisir Pasifik dan membuat banyak warga segera mengevakuasi diri ke area yang lebih tinggi.
Gempa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat di lepas pantai wilayah timur laut Jepang. Pusat gempa dilaporkan berada di kedalaman sekitar 50 kilometer di bawah permukaan laut, dengan kekuatan yang cukup besar untuk memicu gelombang tsunami.
Otoritas Jepang segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah termasuk Prefektur Miyagi, Iwate, dan Fukushima. Warga di sepanjang garis pantai diminta untuk menjauh dari laut serta menghindari dermaga dan sungai yang bermuara ke laut.
"Warga harus segera menuju tempat yang lebih tinggi dan tidak kembali ke area pesisir hingga peringatan dicabut," demikian imbauan resmi Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Gelombang kecil mulai terdeteksi di beberapa titik pantai, meski belum menimbulkan kerusakan signifikan. Namun pihak berwenang menekankan bahwa tsunami bisa datang dalam beberapa gelombang dan tinggi air dapat meningkat secara tiba-tiba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gempa ini juga menyebabkan guncangan kuat di Tokyo dan beberapa kota besar di wilayah Honshu. Sejumlah kereta cepat sempat dihentikan sementara, dan pemeriksaan keamanan dilakukan pada jaringan listrik serta fasilitas nuklir di kawasan tersebut.
Kementerian Transportasi Jepang memastikan bahwa jalur Shinkansen di bagian timur Jepang berhenti beroperasi untuk sementara demi alasan keselamatan. Pemerintah juga membentuk tim darurat nasional untuk memantau situasi dan mengoordinasikan respons cepat di daerah terdampak.
"Pemerintah akan melakukan segala upaya untuk memastikan keselamatan warga dan menilai potensi kerusakan," ujar seorang pejabat kabinet Jepang dalam konferensi pers singkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gempa tersebut merupakan salah satu yang terkuat dalam beberapa bulan terakhir, mengingat wilayah Jepang memang berada di zona cincin api Pasifik yang rawan aktivitas seismik tinggi. Wilayah ini kerap mengalami gempa besar, termasuk bencana 2011 yang memicu tsunami dahsyat dan krisis nuklir di Fukushima.
Menurut pengamatan awal, tidak ada laporan kerusakan besar atau korban jiwa, namun otoritas masih mengumpulkan data dari berbagai prefektur. Penduduk juga diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan yang kemungkinan masih akan terjadi dalam beberapa jam atau hari ke depan.
Pakar seismologi memperkirakan gempa ini merupakan hasil pergerakan lempeng Pasifik yang terus menekan lempeng Eurasia di bawah wilayah Jepang. Pola tekanan tersebut sering menjadi pemicu gempa berkekuatan tinggi di kawasan ini.
"Situasi masih berkembang dan kami akan terus memantau aktivitas seismik dalam waktu dekat," kata seorang peneliti dari Universitas Tokyo.
Saat ini tim penyelamat, polisi, dan pasukan pertahanan Jepang (SDF) telah disiagakan di daerah-daerah pesisir. Mereka bersiap melakukan evakuasi lanjutan jika terjadi gelombang tsunami susulan yang lebih besar.
Pemerintah Jepang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang namun siaga, serta mengikuti semua instruksi resmi yang dikeluarkan melalui siaran televisi dan aplikasi peringatan bencana. Hingga berita ini diturunkan, peringatan tsunami masih berlaku di beberapa wilayah timur laut Jepang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!