Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UGM Bantu Babel Tangani Masalah Sampah Plastik

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 11:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
UGM Bantu Babel Tangani Masalah Sampah Plastik Doc: Diskominfo Babel
Ket. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima bantuan mesin pengolah sampah plastik dari UGM di Pangkalpinang, Jumat.

PANGKALPINANG - Universitas Gajah Mada (UGM) menyerahkan bantuan alat pengolah sampah plastik kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna membantu pemerintah daerah itu mengatasi dan menangani masalah sampah plastik.

"Bantuan ini tentunya menjadi solusi atas permasalahan sampah yang kian menggunung di tempat pembuangan akhir," kata Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan bantuan alat pengolah sampah plastik yang diterima Pemprov Kepulauan Bangka Belitung ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Babel.

“Kita menyaksikan salah satu langkah nyata dari kolaborasi ini, yakni serah terima alat pengolah sampah plastik hasil riset bersama pihak BRIN dan UGM, sehingga dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi masalah sampah di TPA mencapai 150 ton atau sudah melampaui kapasitas tempat pembuangan akhir di daerah ini," katanya.

Ia menyatakan program Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) kolaborasi antara BRIN, FMIPA UGM, KAGAMA dan Dinas KUMKM Kepulauan Babel untuk mengolah sampah plastik.

"Alat ini berkapasitas 300 liter limbah plastik diolah hingga menghasilkan cruel oil atau minyak mentah dengan waktu 1,5 jam," katanya.

Ia menambahkan pada prosesnya, limbah yang dihasilkan berupa gas dan arang. Tentu saja, kedua bahan ini tetap dapat dikelola dan dimanfaatkan sehingga seluruh prosesnya tidak ada yang terbuang atau zero waste.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRIN dan UGM yang telah menghadirkan inovasi teknologi tepat guna ini," katanya.

Menurut dia dengan adanya bantuan mesin ini tentunya menjawab persoalan lingkungan sekaligus memperkuat agenda pembangunan berkelanjutan di daerah ini.

"Kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang dan masyarakat, saya berpesan agar alat ini tidak hanya digunakan, tetapi juga dijaga, dimanfaatkan secara berkelanjutan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.