Pemantauan Dapur MBG di Kawasan Belitung Banjarmasin Barat
📅 Kamis, 06 Nov 2025, 23:25 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Banjarmasin - Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan pemantauan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) program Presiden Prabowo Subianto untuk para siswa.
"Salah satunya yang kita tinjau langsung adalah dapur MBG atau dapur Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) di kawasan Belitung, Banjarmasin Barat," ujar Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri di Banjarmasin, Kamis.
Menurut dia, dapur SPPG untuk mendistribusikan MBG kepada ribuan siswa tersebut menjadi perhatian pihaknya karena sempat diduga kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah peserta didik di SMPN 33 Banjarmasin yang dilayaninya.
Meskipun dalam dugaan awal para siswa di sekolah tersebut mengalami mual dan muntah hingga dirujuk ke puskesmas terdekat sebelum menyantap MBG.
"Untuk meyakinkan itu, kita meninjau proses pengolahan makanan, kebersihan dapur hingga alur kerja petugas SPPG tersebut," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rikval, hasil pengamatan pihaknya di lapangan menunjukkan operasional dapur telah mengikuti prosedur standar yang berlaku.
"Dari sisi proses produksi, tata kelola dapur sudah memenuhi standar. Namun pengawasan harus tetap diperketat, terutama setelah adanya kasus dugaan keracunan beberapa waktu lalu," ujarnya.
Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani menegaskan, bahwa pihaknya ingin memastikan keamanan pangan dan higienitas dapur SPPG berjalan optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Secara alur dan standar, semuanya sudah sesuai. Tetapi kami tetap menunggu hasil investigasi kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kasus puluhan siswa yang sempat mengalami mual dan muntah di sekolah penerima MBG tersebut.
"Kami berharap ada peningkatan pengawasan mutu makanan di seluruh SPPG di Kota Banjarmasin," ujarnya.
Tidak hanya satu dapur MBG tersebut saja, kata Neli, namun juga dapur lainnya yang jumlahnya sudah sebanyak 23 dapur beroperasi untuk melayani sekitar 66 ribu siswa dari berbagai tingkatan sekolah.
Neli menyatakan, program MBG ini merupakan program yang sangat bagus dan besar manfaatnya bagi generasi penerus yang harus bisa tumbuh sehat dan cerdas, dengan asupan gizi yang baik.
"Karenanya kita harus terus dukung, dan awasi bersama, sehingga pelaksanaan sesuai yang diharapkan, menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!