Basuki: IKN Dibangun Sejalan dengan Pembangunan Nasional
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Instagram/@basukihadimuljono
PENAJAM PASER UTARA - Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, sejalan dengan pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Berbagai capaian IKN sejalan dengan pembangunan nasional," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya mengenai pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (5/11).
Pembangunan nasional yang menjadi fokus pemerintah pusat, lanjut dia, yakni stabilitas ekonomi, kesejahteraan sosial, pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia, ketahanan pangan, serta kesehatan masyarakat.
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, menegaskan untuk melanjutkan dan mempercepat pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan di Indonesia.
Kemudian juga Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, jelas dia, yang mengatur arah pembangunan nasional, termasuk percepatan pembangunan IKN.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Regulasi itu menargetkan IKN sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028, dengan dukungan pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dan penyediaan infrastruktur yang memadai," tambahnya.
Pembangunan IKN menjadi bukti pertumbuhan ekonomi nasional terus dijaga melalui kombinasi antara pembiayaan negara, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dan investasi swasta murni.
Kepala negara telah menyetujui anggaran kelanjutan pembangunan IKN periode 2025-2029 lebih kurang Rp48,8 triliun, kata dia, pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan anggaran pendapatan belanja negara (APBN), tetapi juga melalui investasi berbagai pihak baik domestik maupun internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Otorita IKN telah menerima komitmen investasi senilai Rp225,02 triliun, terdiri atas Rp66,3 triliun investasi swasta murni dan Rp158,72 triliun melalui skema KPBU untuk pembangunan jalan dan terowongan bawah tanah yang dirancang untuk menampung utilitas kota (multi utility tunnel), serta untuk pembangunan hunian di kawasan IKN.
Kepercayaan investor itu menjadi penanda stabilitas ekonomi nasional yang terus tumbuh, menurut dia, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan IKN dengan dukungan penuh kepala negara.
Pembangunan IKN terus berlanjut, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang akuntabel dan berkelanjutan.
IKN bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi cerminan optimisme bangsa menuju masa depan yang lebih maju tanpa ragu, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, demikian Basuki Hadimuljono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!