Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Waspada Banjir! BMKG Prakirakan Cuaca di Kota-kota Besar Umumnya Diguyur Hujan pada Selasa

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 08:23 WIB | Oleh:
Waspada Banjir! BMKG Prakirakan Cuaca di Kota-kota Besar Umumnya Diguyur Hujan pada Selasa Doc: Antara
Ket. Banjir di Lumajang, Jawa Timur petugas BPBD evakuasi warga yang terjebak banjir, Minggu (2/11)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia, Selasa (4/11), pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga hujan lebat disertai petir.

Prakirawan BMKG Miftah Ali dalam siaran daring yang diikuti dari Jakarta, Selasa, melaporkan kota-kota di Sumatera seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi Bengkulu, dan Palembang berpotensi hujan lebat disertai petir. 

"Aceh diselimuti awan tebal, sementara Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung berpotensi hujan ringan,” ujar Miftah.

Untuk Pulau Jawa, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang akan terjadi di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun Banten berpotensi hujan lebat disertai petir. 

Selanjutnya, untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, kata Miftah, kondisi cuaca diprakirakan hujan ringan hingga sedang yakni Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Sementara di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga berpeluang terjadi di Tanjung Selor, Banjarmasin, dan Palangka Raya. Adapun hujan disertai petir juga perlu diwaspadai di wilayah Pontianak dan Samarinda. 

Untuk wilayah Sulawesi, cuaca berawan diperkirakan terjadi di Makassar dan Kendari, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Manado.

Terakhir di wilayah Indonesia bagian timur, Miftah menyebutkan cuaca pada umumnya diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Sorong, Manokwari, Ternate, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Sementara Ambon diprakirakan berawan tebal. 

Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat, khususnya di Jawa Tengah, mewaspadai potensi cuaca ekstrem hingga awal tahun depan yang dikhawatirkan berdampak terhadap bencana alam.

"Dari BMKG, curah hujan ini akan berlangsung cukup masif untuk Jawa Tengah sampai dengan awal tahun 2026," kata Kepala BNPB Suharyanto.

Oleh karena itu, kata dia, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan serta kapasitas masyarakat harus ditingkatkan.

Ia mengatakan hal itu menjadi kunci agar kejadian bencana serupa tidak terjadi atau minimal dapat ditekan dampaknya di kemudian hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.