Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejarah Rivalitas Real Madrid dan Liverpool di UCL

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 15:00 WIB | Oleh:
Sejarah Rivalitas Real Madrid dan Liverpool di UCL Doc: The Mirror
Ket. Pertandingan Real Madrid vs Liverpool dini hari nanti akan mencatat sejarah baru bagi dua klub besar Eropa tersebut.

JAKARTA - Pertemuan antara Real Madrid dan Liverpool di Liga Champions selalu menghadirkan tensi tinggi dan kisah penuh emosi. Kedua raksasa Eropa ini bukan sekadar klub besar di liga masing-masing, tetapi juga simbol kejayaan sepak bola benua biru. Menjelang bentrokan terbaru mereka di Anfield pada Rabu (5/11) dini hari WIB, sejarah panjang rivalitas keduanya kembali menjadi sorotan.

Xabi Alonso, yang kini menjadi pelatih Real Madrid, bahkan menyebut duel tersebut sebagai “El Clasico sepak bola Eropa”. Alonso, yang pernah membela kedua klub, menilai laga ini selalu memiliki makna historis dan emosional. Ini menjadi kali kedua dalam dua tahun terakhir dirinya berkunjung ke Anfield, namun kali ini dengan status berbeda. Xabi Alonso kini datang sebagai pelatih tim dengan DNA juara Eropa terbanyak sepanjang sejarah.

Rivalitas antara Real Madrid dan Liverpool telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Pertemuan pertama mereka tercipta di final Piala Eropa 1981 di Paris, di mana Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0. Namun, dominasi bergeser dalam dua final terakhir, yaitu tahun 2018 di Kiev dan 2022 di Paris, ketika Real Madrid membalas dengan kemenangan yang menyakitkan bagi The Reds. Dua laga tersebut menjadi luka abadi bagi Liverpool, terutama final 2018 yang diwarnai cedera Mohamed Salah dan blunder fatal Loris Karius.

Secara keseluruhan, Real Madrid unggul dalam catatan pertemuan di Liga Champions dengan tujuh kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan dari total 12 laga. Dalam beberapa tahun terakhir, Madrid menunjukkan superioritasnya dengan delapan pertemuan tanpa kekalahan sebelum akhirnya tumbang 0-2 di Anfield musim lalu. Hasil-hasil itu memperkuat reputasi mereka sebagai penguasa Eropa, sementara Liverpool tetap menjadi lawan tangguh yang tak pernah menyerah.

Rivalitas kedua klub juga diperkuat oleh sejumlah sosok yang pernah berkarier di keduanya, seperti Michael Owen, Steve McManaman, Fernando Morientes, hingga Xabi Alonso sendiri. Bahkan, di level pelatih, Rafa Benitez dan Carlo Ancelotti sama-sama pernah menorehkan sejarah untuk dua klub besar ini. Benitez membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2005, sementara Ancelotti mempersembahkan gelar ke-14 bagi Real Madrid pada 2022.

Kini, pertemuan di Anfield bukan hanya soal tiga poin, tetapi tentang harga diri dan sejarah panjang yang terus berlanjut. Bagi Liverpool, laga ini adalah kesempatan untuk membalas luka lama. Sementara bagi Real Madrid, kemenangan akan semakin menegaskan status mereka sebagai raja abadi Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

27 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.