Masih Belum Menyerah, FAM Lanjutkan Kasus Naturalisasi ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Usai Ditolak FIFA
📅 Selasa, 04 Nov 2025, 18:45 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: Detak Sport
JAKARTA - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) belum menyerah meski bandingnya terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi ditolak oleh FIFA. FAM menyatakan siap membawa kasus tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) demi memperjuangkan hak para pemain dan reputasi sepak bola Malaysia.
Presiden FAM, Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi, mengatakan pihaknya akan segera bersurat kepada FIFA untuk meminta salinan resmi hasil keputusan dari Komite Banding. Dokumen itu akan dijadikan dasar bagi tim hukum FAM dalam menyusun langkah selanjutnya menuju CAS. “Ini adalah pertama kalinya FAM menghadapi situasi seperti ini, dan pengacara serta manajemen kami sangat terkejut dengan keputusan tersebut,” ujar Yusoff. “Namun, FAM akan terus memperjuangkan hak-hak para pemain dan kepentingan sepak bola Malaysia di level internasional.”
FIFA sebelumnya secara resmi menolak banding FAM atas sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia. Dalam pernyataannya, Komite Banding FIFA menegaskan bahwa hasil sidang menyimpulkan tidak ada alasan untuk membatalkan hukuman. “Setelah menganalisis pengajuan banding dan melakukan sidang, Komite Banding memutuskan untuk menolak banding tersebut,” tulis FIFA, Senin (3/11).
Keputusan itu berarti hukuman terhadap para pemain dan FAM tetap berlaku. Tujuh pemain — Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano — tetap dijatuhi larangan bermain selama 12 bulan serta denda sebesar 2.000 CHF (sekitar Rp41,8 juta).
Sementara itu, FAM dikenai denda 350 ribu CHF atau sekitar Rp7,3 miliar karena dianggap melanggar regulasi dalam proses naturalisasi pemain. Meski begitu, FIFA memberi waktu 21 hari bagi FAM untuk mengajukan banding ke CAS setelah keputusan Komite Banding diumumkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!