Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keracunan MBG, 20 Pelajar SDN Meruya Selatan 01 Sudah Kembali ke Sekolah

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keracunan MBG, 20 Pelajar SDN Meruya Selatan 01 Sudah Kembali ke Sekolah Doc: Beritajakarta
Ket. Papan SDN Meruya Selatan 01 Jakarta Barat

JAKARTA - Sebanyak 20 peserta didik SDN Meruya Selatan 01, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (29/10) sudah tertangani dengan baik dan kembali belajar di sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Ali Mukodas mengatakan, dari 20 peserta didik yang mengalami muntah dan mual,  tujuh di antaranya sempat dibawa ke RSUD Kembangan.

"Alhamdulillah, setelah dilakukan observasi dan diberikan obat, ketujuh peserta didik itu sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya sudah sehat dan stabil," ujarnya, Selasa (4/11) dilansir dari Beritajakarta.

Ali menjelaskan, 13 peserta didik lainnya langsung ditangani dokter Puskesmas di sekolah. Kemudian, diberikan obat dan setelah dinyatakan pulih serta sehat, mereka langsung diperbolehkan pulang. 

"Keesokan harinya, sebanyak 20 peserta didik itu sudah masuk sekolah, mengikuti kegiatan belajar dan mengajar (KBM) seperti biasa," ujarnya, Selasa (4/11).

Ali menegaskan, pihaknya sudah menghentikan sementara pemberian MBG di SDN Meruya Selatan 01 hingga menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan di Labkesda DKI Jakarta selesai.

Ali menambahkan, ke depan pihaknya akan melibatkan para pihak untuk  pendampingan pelaksanaan program Makan MBG di SDN Meruya Selatan 01. 

"Kita melakukan pendampingan dari sekolah untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak karena kejadian ini baru kali pertama terjadi di Jakarta Barat," terangnya.

Wakil Kepala SDN Meruya Selatan 01, Nur Syamsiyah menuturkan, pihaknya juga  sudah melakukan koordinasi dan musyawarah dengan para orang tua peserta didik terkait pelaksanaan program MBG.

"Kita akan lakukan yang terbaik agar peserta didik di sini dipastikan gizinya terpenuhi melalui makanan dan minuman aman konsumsi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan, pihak telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan. 

"Kami juga telah melakukan pengamanan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Selain itu, kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi dari instansi terkait," tegasnya. 

Erizon menambahkan, Puskesmas secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG. 

"Perlu komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitasi pangan olahan siap santap ini," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.