Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Minta Pemkot Malang Proaktif dalam Penanggulangan Dampak Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 16:28 WIB | Oleh:
DPRD Minta Pemkot Malang Proaktif dalam Penanggulangan Dampak Cuaca Ekstrem Doc: antara foto
Ket. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita

MALANG - DPRD Kota Malang meminta Pemerintah Kota (pemkot) Malang supaya proaktif menanggulangi dampak cuaca ekstrem untuk menjamin keselamatan warga.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (4/11), mengatakan salah satu kejadian lanjutan akibat cuaca ekstrem adalah pohon tumbang di 14 titik perlu disikapi oleh Pemkot Malang dengan meningkatkan intensitas kegiatan pemangkasan ranting pohon.

"Saya merekomendasikan agar pemotongan pohon tidak berdasarkan aduan, tapi menjadi sesuatu yang rutin. Kalau sudah berhubungan dengan nyawa kan tidak bisa diganti dengan apapun," kata Amithya.

Sebanyak 14 titik di Kota Malang sempat dilanda kejadian pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (2/11).

Belasan titik pohon tumbang itu, di antaranya di kawasan Gadang, Jalan Mayjend Sungkono, Splendid, hingga Jalan Merbabu.

Beberapa orang dikabarkan mengalami luka ringan imbas kejadian tersebut. Kemudian, juga dua unit kendaraan roda empat mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.

Kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bagi pemkot supaya lebih memperhatikan kondisi keamanan masyarakat.

Amithya menyatakan pemkot seharusnya memaksimalkan data jumlah dan usia pohon di wilayah setempat dalam melakukan upaya pengecekan.

Ketika ada pohon yang kondisinya sudah lapuk dan berpotensi tumbang, harus langsung dilakukan ditebang.

Sedangkan untuk pohon yang kondisinya masih baik tetapi sudah rimbun sebisa mungkin langsung dipangkas.

Apabila hanya menunggu laporan dari warga, otomatis kegiatan pemangkasan tidak akan berjalan cepat karena terkendala jumlah petugas, peralatan, dan armada.

DPRD turut mengingatkan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperkuat dengan perangkat kecamatan dan kelurahan, mengingat setiap kecamatan saat ini sudah dibekali sarana prasarana penanggulangan bencana, termasuk sensor pendeteksi kondisi pohon.

Pemerintah disebutnya tidak boleh hanya memberikan informasi terkait potensi terjadinya cuaca ekstrem, tapi perlu dibarengi langkah nyata di lapangan dalam melakukan penanggulangan.

“Insiden pohon tumbang tidak lagi menimbulkan kerugian, bahkan korban jiwa bagi warga Kota Malang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.