Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Perintahkan TNI Tambah Batalyon Kesehatan untuk Misi Kemanusiaan

📅 Senin, 03 Nov 2025, 18:50 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Perintahkan TNI Tambah Batalyon Kesehatan untuk Misi Kemanusiaan Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat penyerahan alutsista Airbus di Base Ops Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI menambah batalyon kesehatan untuk memperkuat kemampuan TNI dalam menjalankan operasi-operasi kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, mengingat Indonesia harus aktif membantu negara-negara sahabat manakala mereka menghadapi bencana.

“TNI saya perintahkan untuk menambah batalyon-batalyon kesehatan. Batalyon, tim kesehatan, tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tetapi seandainya ada (bencana, red.) kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana, kita juga bisa hadir," kata Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Base Ops Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11).

Presiden Prabowo mencontohkan saat Indonesia menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh pada tahun 2004, kemudian bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah, pada tahun 2018, negara-negara lain mengirimkan armada dan bantuan logistiknya untuk membantu rakyat Indonesia.

"Banyak negara bantu kita (saat Indonesia menghadapi bencana, red.). Jadi, kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara (lain yang) dalam kesulitan. Waktu Turki gempa bumi besar, kita juga kirim dua Hercules (berisi bantuan logistik, red.), dan kita siap waktu itu kirim kapal," kata Prabowo.

Presiden melanjutkan selama gencatan senjata diberlakukan di Gaza, Palestina, dokter-dokter Indonesia, yang berasal dari batalyon kesehatan tiga matra TNI, masih bertugas di rumah sakit yang dikelola oleh Uni Emirat Arab di Rafah, Gaza.

Tidak hanya di Rafah, dokter-dokter dari batalyon kesehatan TNI itu juga masih bertugas di kapal rumah sakit terapung yang bersandar di Pelabuhan El Arish, Mesir.

Tim dokter TNI, yang terdiri atas 10 orang, masuk wilayah Gaza sejak September 2024, dan mereka bertugas selama kurang lebih sebulan untuk kemudian dirotasi dengan tim kesehatan TNI lainnya yang berada di RS terapung El Arish, Mesir.

Mengenai kedatangan pesawat angkut terbaru TNI AU A400M, Presiden Prabowo juga yakin airlifter terbesar TNI AU itu dapat mengemban lebih banyak operasi-operasi kemanusiaan.

"Saya kira (pesawat, red.) ini mampu, sangat mampu, tetapi ini saya kira lebih nanti berpengaruh, atau lebih berperan dalam evakuasi yang luka-luka, yang perlu operasi dan sebagaimana, makanya kita bikin modul operasi udara, ambulans udara," ujar Presiden Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
AI Kian Marak Dipakai untuk...
Nasional
PLTA Sulit Dibiayai Jika Pr...
Nasional
Asia Tenggara Hadapi Cuaca ...
Nasional
Ini yang Dilakukan UT untuk...
Luar Negeri
Korut Kecam Peningkatan Kek...
Nasional
Ini yang Dilakukan Undana u...
Nasional
Kerja Cerdas, Peredaran 46 ...
Daerah
Gejala Alam Apa Ini Sampai ...
Luar Negeri
WHO Mohon Lebih Banyak Duku...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.