Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Bangka Belitung Intensifkan Pembinaan Peternak Unggas Antisipasi Flu Burung Musim Hujan

📅 Senin, 03 Nov 2025, 11:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Bangka Belitung Intensifkan Pembinaan Peternak Unggas Antisipasi Flu Burung Musim Hujan Doc: Antara Foto
Ket. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel mengintensifkan pengawasan cegah flu burung selama musim hujan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan pembinaan kepada peternak unggas, sebagai antisipasi kasus flu burung dan penyakit unggas lainnya selama musim hujan di daerah itu.

"Saat ini kita belum menemukan atau laporannya ternak unggas terjangkit flu burung dan penyakit lainnya," kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Babel Erwin Krisnawinata di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan, dalam mencegah kasus flu burung, tetelo dan penyakit unggas lainnya, DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan pengawasan dan pembinaan kepada peternak unggas selama musim hujan ini.

Selain itu, DPKP bekerja sama Balai Karantina Hewan juga memperketat lalu lintas unggas di pintu-pintu masuk di Kepulauan Babel untuk memastikan ternak unggas yang masuk ke daerah ini bebas dari berbagai penyakit.

"Kami memastikan unggas yang masuk ke Bangka Belitung sudah terbebas dari flu burung karena Balai Karantina Pertanian sudah mempersyaratkan surat kesehatan hewan dan hasil uji lab negatif flu burung," ujarnya.

Menurut dia selama musim hujan ini, potensi muncul dan penularan virus flu burung dan lainnya cukup tinggi sehingga perlu langkah-langkah untuk yang harus dilakukan para peternak unggas ini.

"Salah satu Langkah yang paling mudah yaitu peternak harus menjaga kebersihan kandang dan memberikan vitamin kepada ternaknya, guna meningkatkan daya tubuh ternaknya," katanya.

Ia mengimbau masyarakat peternak harus membiasakan pola hidup bersih. Kandang unggas harus bersih dan unggas harus dipisah, guna memudahkan menanggulangi virus penyakit ini.

"Kami berharap peternak tidak menempatkan ayam dan itik dalam satu kandang, karena itik lebih rentan membawa virus penyakit."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...

Kawasan Tempat Pembuangan Akhir Galuga Alami Kebakaran

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kawasan Tempat Pembuangan A...
Daerah
Pikiran Para Pejabat Harus ...

Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 08...
Daerah
Ini Baru, Lubang Biopori Be...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.