Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kinerja Ekonomi Sumut Cukup Bagus Ditandai Peningkatan Nilai Ekspor

📅 Senin, 03 Nov 2025, 14:02 WIB | Oleh:
Kinerja Ekonomi Sumut Cukup Bagus Ditandai Peningkatan Nilai Ekspor Doc: ist
Ket. ekpor naik

MEDAN – Sejalan dengan surplus neraca perdagangan nasional, maka nilai eskpor Sumatera Utara pun juga meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) naik pada September 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Kami mencatat nilai ekspor September 2025 dibandingkan September 2024 meningkat 6,08 persen," ujar Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra di Medan, Sumut, Senin.

Asim melanjutkan nilai ekspor September 2025 mencapai 1.056,85 juta dolar AS dibandingkan September 2024 mencapai 996,25 juta dolar AS. Sementara, nilai ekspor Januari hingga September 2025 juga mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari 7.815,74 juta dolar AS menjadi 9.293,48 juta dolar AS atau naik 18,90 persen.

"Kontribusi ekspor terbesar Januari-September 2025 didominasi oleh komoditas lemak dan minyak hewan dengan total ekspor 3.921,41 juta dolar AS dan berbagai produk kimia 1.385,65 juta dolar AS," tuturnya. Asim menyebutkan, ekspor sektor industri mencapai 8.646,19 juta dolar AS atau berkontribusi 93,04 persen terhadap total ekspor Sumut pada Januari-September 2025.

"Sementara, sektor pertanian mencatat kontribusi sebesar 6,96 persen atau 646,45 juta AS," kata dia. Ia mengatakan negara tujuan ekspor Januari-September 2025 terbesar yakni Tiongkok (16,67 persen), Amerika Serikat (12,24 persen), India (7,41 persen), dan sisanya negara lainnya.

"Ketiga negara tersebut secara total berkontribusi sebesar 36,32 persen terhadap ekspor Sumut," ucap Asim. Sementara itu, untuk nilai impor pada September 2025 mencapai 493,34 juta dolar AS. Perkembangan impor September 2025 dibandingkan 2024 naik 8,08 persen atau dari 456,45 juta dolar AS menjadi 493,34 juta dolar AS.

Kinerja Bulog Sumut

Sementara itu, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyerap sebanyak 44.788 ton gabah kering panen (GKP) dari petani di wilayahnya terhitung sejak dari Januari 2025 hingga Oktober 2025. "Penyerapan GKP sebanyak 44.788 ton itu jika dikonversikan menjadi beras setara dengan 22.394 ton," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Sumut, Minggu.

Budi menjelaskan penyerapan GKP dilakukan di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Asahan, Kabupaten Langkat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Lebih lanjut, ia mengatakan penyerapan masih berlangsung dilakukan seperti di Kabupaten Simalungun sebanyak 128 ton GKP dan sejumlah daerah lainnya yang masih ada potensi panen.

"Sementara untuk penyumbang gabah terbesar di Sumut seperti Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan sudah panen, tinggal sedikit lagi penyerapan di wilayah tersebut," kata Budi. Walaupun begitu, pihaknya masih menggencarkan penyerapan gabah kering panen di tingkat petani di wilayah itu guna memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP).

Budi mengatakan setelah dilakukan penyerapan gabah tersebut, kemudian dibawa ke penggilingan untuk dijadikan beras dalam memperkuat CBP. "Hal itu sebagai perintah Badan Pangan Nasional yang menugaskan untuk melakukan penyerapan gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram kembali," kata dia.

Ia mengimbau petani yang menjual gabah kering tersebut sudah masuk waktu panen, agar hasilnya lebih baik karena untuk dijadikan CBP yang kembali ke masyarakat lagi. Di sisi lain, Bulog Sumut mencatat sekitar stok beras di gudang sekitar 61.380 ton. Jika stok itu mulai menipis, pihaknya akan mengajukan penambahan beras dari pusat untuk mencukupi kebutuhan pangan di wilayah Sumut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.