Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberdayaan Perempuan dengan Kebun Pangan Perkuat Pemenuhan Gizi

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 13:50 WIB | Oleh:
Pemberdayaan Perempuan dengan Kebun Pangan Perkuat Pemenuhan Gizi Doc: ist
Ket. wanita berdaya

 JAKARTA – Perempuan sebagai garda depan pemenuhan gizi keluarga, harus terus diberdayakan. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meluncurkan program Kebun Pangan Perempuan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga, melestarikan kuliner lokal, serta meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak di desa.

"Tujuan utama kita ada tiga, yaitu melestarikan tanaman lokal, melestarikan kuliner lokal, dan memastikan tersedianya pangan segar yang berkualitas bagi anak-anak. Kebun Pangan Perempuan merupakan langkah nyata pemberdayaan perempuan di tingkat desa," kata Wakil Menteri PPPA Veronica Tan dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Peluncuran perdana dilakukan di Desa Turetogo, Kabupaten Ngada, bekerja sama dengan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) serta melibatkan kelompok perempuan dari tujuh kabupaten di Flores. Veronica Tan mengatakan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pengetahuan pangan dan keberlanjutan keluarga.

Ia mengatakan model kebun serupa akan dikembangkan di Desa Wogo, dilengkapi pelatihan intensif empat hari untuk kelompok Mama Bambu, penggunaan media edukasi berbentuk poster tahan air, dan penerapan metode Permakultur yang mudah diadaptasi oleh keluarga. Veronica Tan menambahkan edukasi juga akan diperluas melalui School TV di tujuh kabupaten, dari Labuan Bajo hingga Sikka.

Wamen PPPA menegaskan bahwa percepatan hanya mungkin terjadi bila pemerintah dan masyarakat belajar bersama di lapangan, bukan berhenti pada perencanaan. "Kita tidak bisa bekerja lambat. Teori harus berjalan bersama praktik. Pemerintah daerah, desa, universitas, dan masyarakat perlu bergerak cepat untuk mencontoh dan memperluas model ini,” katanya.

Program ini menekankan koordinasi pentaheliks meliputi pemerintah, desa, akademisi, komunitas, dunia usaha dan media; perempuan sebagai penggerak ekonomi pangan keluarga; pemanfaatan pangan lokal dan edukasi gizi anak berbasis konsumsi segar dari kebun; dan replikasi dan pendampingan berkelanjutan berbasis materi sederhana dan platform belajar komunitas.

Sinergi untuk Pemberdayaan

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mendorong sinergi pemerintah dan organisasi perempuan dalam memperkuat partisipasi perempuan di berbagai bidang pembangunan dan upaya bersama menurunkan angka kekerasan pada perempuan dan anak.

"Perwatt (Perhimpunan Wanita Alumni Timur Tengah) sebagai organisasi yang mewadahi para alumni perempuan dari berbagai universitas di Timur Tengah memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Minggu.

Hal itu dikatakannya pada pelantikan Pengurus Pusat, Wilayah, dan Cabang Istimewa Perhimpunan Wanita Alumni Timur Tengah (Perwatt) periode 2025 - 2030. Menurut dia, perempuan Muslimah berperan penting sebagai agen dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan di berbagai bidang kehidupan.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa perempuan mengisi hampir setengah dari jumlah penduduk Indonesia. Oleh karena itu, kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila perempuan berdaya dan memperoleh jaminan perlindungan dari segala bentuk kekerasan.

"Kami mengajak Perwatt untuk bersinergi dalam tiga hal yang substansial guna menciptakan pembangunan manusia yang setara, khususnya melalui peran perempuan," kata Menteri PPPA.

Pertama, langkah awal menuju pemberdayaan adalah memastikan terciptanya ekosistem yang aman melalui edukasi pencegahan kekerasan bagi perempuan dan anak. Kedua, mendorong perempuan agar berdaya secara ekonomi sebagai subyek aktif pembangunan sehingga mampu menopang kesejahteraan keluarga.

Ketiga, memperkuat literasi digital agar perempuan dan anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan terhindar dari dampak negatif dunia digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

20 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.