Malaysia Gelar Operasi Besar-besaran Anti Penipuan
📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 16:50 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/MANAN VATSYAYANA
KUALA LUMPUR - Lebih dari 2.000 anggota sindikat penipuan telah ditangkap dalam operasi besar-besaran di seluruh Malaysia selama sebulan terakhir, kata kepolisian Malaysia pada Kamis (30/10).
Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Bukit Aman Rusdi Isa mengatakan dalam konferensi pers bahwa 1.303 orang ditangkap pada periode 22 hingga 28 September, sementara operasi lainnya menghasilkan penangkapan 790 pemilik akun perantara yang diduga terlibat dalam penipuan perdagangan elektronik (e-commerce).
Rusdi mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran Pusat Respons Penipuan Nasional (National Scam Response Center), yang bertujuan untuk memerangi kejahatan komersial yang melibatkan penggunaan akun palsu untuk menerima uang dari penipuan daring.
Sebanyak 30 orang lainnya ditangkap karena diduga terlibat langsung dalam pengoperasian pusat panggilan penipuan e-commerce, yang menjalankan operasi di seantero negara itu. Kelompok itu diyakini menyebabkan kerugian sebesar 54 juta ringgit Malaysia antara Januari hingga Mei 2025.
Dia memperingatkan bahwa sindikat semacam itu semakin canggih dan menjalankan operasi lintas perbatasan, serta mengimbau masyarakat untuk tidak meminjamkan atau menjual akun dan kartu bank kepada pihak lain karena tindakan tersebut merupakan pelanggaran yang dapat disalahgunakan untuk aktivitas kriminal dan pencucian uang. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!