Trump Beri Korea Selatan Lampu Hijau untuk Membangun Kapal Selam Nuklir
📅 Kamis, 30 Okt 2025, 07:58 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDaryl Kimball, direktur eksekutif Arms Control Association yang berkantor pusat di Washington, mengatakan isu Korea Selatan yang memperoleh kapal selam semacam itu “menimbulkan berbagai macam pertanyaan.”
“Sebagaimana kesepakatan AUKUS, (Korea Selatan) kemungkinan sedang mencari layanan propulsi nuklir yang cocok untuk kapal selam, termasuk bahan bakarnya, dari AS,” ujarnya.
Kimball mengatakan kapal selam semacam itu biasanya melibatkan penggunaan uranium yang sangat diperkaya dan akan “memerlukan rezim perlindungan baru yang sangat kompleks” oleh Badan Tenaga Atom Internasional, yang memiliki peran penting dalam mengimplementasikan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).
“Secara teknis dan militer, Korea Selatan masih belum perlu memperoleh teknologi untuk mengekstrak plutonium yang dapat digunakan untuk senjata dari bahan bakar bekas atau memperoleh kemampuan pengayaan uranium, yang juga dapat digunakan untuk memproduksi senjata nuklir,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jika Amerika Serikat ingin mencegah proliferasi senjata nuklir di seluruh dunia, pemerintahan Trump harus menolak tawaran tersebut dari sekutu sekuat upayanya untuk mencegah akses musuh ke teknologi dwiguna ini.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!