IHSG Hari Ini Melaju di Zona Hijau Saat Bursa Asia Tersandung, Investor Global Wait and See!
📅 Kamis, 30 Okt 2025, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat meski mayoritas bursa Asia melemah, menunjukkan ketahanan pasar domestik di tengah tekanan eksternal.
Kenaikan IHSG didorong oleh aksi beli investor pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor keuangan dan infrastruktur.
Optimisme terhadap kinerja emiten kuartal III serta stabilitas ekonomi nasional menjadi katalis positif yang menahan arus jual global akibat kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan arah kebijakan The Fed.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (30/10) sore, ditutup menguat 17,84 atau 0,22 persen ke posisi 8.184,06 di tengah pelemahan mayoritas bursa kawasan Asia.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,22 poin atau 0,03 persen ke posisi 836,94.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ketua The Fed Jerome Powell gagal meyakinkan pasar dengan mengatakan bahwa tidak ada kepastian mengenai pemangkasan suku bunga di Desember 2025,” sebut Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
Dari mancanegara, The Fed memangkas suku bunga acuan 25 bps periode Oktober 2025 atau sesuai ekspektasi pasar, dan mengumumkan akan kembali melakukan pembelian terbatas surat utang pemerintah AS.
Di sisi lain, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa peluang pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember 2025 belum dapat dipastikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
The Fed mengakui bahwa penutupan (shutdown) aktivitas dan pelayanan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung telah mempersulit upaya pengumpulan data dan menghalangi pejabat The Fed mendapatkan gambaran lengkap tentang ekonomi AS.
Dengan demikian, penilaian terhadap kondisi kesehatan ekonomi AS didasarkan hanya pada indikator yang tersedia.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang menguat sebesar 2,07 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor keuangan yang masing-masing naik sebesar 1,24 persen dan 1,16 persen.
Sedangkan lima sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 0,91 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang turun masing-masing sebesar 0,71 persen dan 0,50 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DWGL, SSTM, ITIC, TALF, dan ASLI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MBTO, TOOL, JPFA, MICE, dan IPAC.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!