Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Terkini Kak Seto: Stroke Ringan, Kini Dalam Perawatan Medis

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bagi orang tua yang anak-anaknya masih kecil, masih ada kesempatan untuk segera mengevaluasi pola pengasuhan terhadap anak, apakah kita selama ini terlalu sibuk dengan ponsel pintar atau sudah proporsional dalam membersamai perjalanan hidup anak.

Jika hasil evaluasi diri dengan penuh kejujuran itu menemukan kesimpulan bahwa anak-anak terlalu lama "diasuh" oleh ponsel, segera ubah sikap untuk kita betul-betul hadir lahir-batin bagi pertumbuhan fisik dan jiwa anak-anak. Curahkan kasih sayang untuk mengisi tangki cinta anak yang selama ini dibiarkan kosong.

Kehadiran jiwa untuk pengisian tangki cinta bagi anak-anak itu sebetulnya tidak terlalu rumit. Kita cukup hadir menjadi teman yang nyaman bagi anak, misalnya, ketika anak bercerita tentang pengalaman di sekolah, seperti sikap teman dan guru yang tidak disukai oleh anak, kita cukup menjadi pendengar yang baik. Pendengar yang baik itu tidak terburu-buru memberikan label atau penilaian pada cerita si anak.

Penilaian itu biasanya muncul karena orang tua menggunakan kacamata jiwa orang dewasa yang tentu sangat berbeda dengan jiwa anak-anak. Ketika anak merasa tidak nyaman dengan sikap guru, orang tua cukup menyimak, dan sesekali berpihak pada anak, dengan ikut "menyalahkan" guru atau teman sekolah si anak.

Pada perkembangan selanjutnya, ketika anak sudah merasa nyaman dengan penerimaan dari orang tua, kita bisa memasukkan nilai-nilai, seperti membela sikap guru, dengan menegaskan bahwa sikap guru itu merupakan tanggung jawab dan kasih sayang terhadap anak didiknya.

Satu hari, dua hari, mungkin orang tua masih kuat untuk mendengarkan cerita si anak, pada hari ketiga dan seterusnya, kita mungkin terjebak pada rasa bosan menjadi pendengar yang baik. Wahai para orang tua, bertahanlah. Pada cerita itulah ada kepingan masa depan si anak, termasuk masa tua kita sebagai orang tua.

Bagi orang tua yang memilih berpihak pada rasa bosan dan tidak mau lagi menjadi orang tua yang hadir penuh (lahir batin) bagi jiwa anak, kita akan menghadapi masa depan anak yang cenderung bermasalah. Bersamaan dengan itu, usia orang tua bertambah. Dengan semakin bertambahnya usia orang tua, sambil menghadapi anaknya dengan berbagai masalah, maka mereka akan menghadapi masa tua yang tidak tenang karena perilaku si anak.

Sebaliknya, orang tua yang setia dengan komitmennya untuk terus membersamai anak, dengan penuh kesabaran, maka ia telah menyiapkan masa depan si anak lebih baik, sekaligus menyiapkan masa tua yang juga lebih baik buat dirinya.

Tentu masih banyak momen bagi orang tua untuk membersamai anak mengisi tangki cintanya, seperti ketika anak hendak tidur yang bagi Kak Seto sangat bagus jika orang tua mendongeng, atau momen-momen lain yang memang membutuhkan komitmen kuat orang tua untuk menjadi teladan dan teman baik bagi anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.