Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Delapan Kejadian Bencana dalam Sepekan Dampak Cuaca Ekstrem di Ponorogo

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Delapan Kejadian Bencana dalam Sepekan Dampak Cuaca Ekstrem di Ponorogo Doc: Antara

Ponorogo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mencatat sedikitnya ada delapan kejadian bencana selama sepekan terakhir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu sejak 21 hingga 27 Oktober 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, Selasam mengatakan, delapan kejadian tersebut terdiri atas enam tanah longsor dan dua bencana akibat cuaca ekstrem.

Dari enam kejadian longsor, lima di antaranya menimpa rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Satu kejadian lagi menyebabkan talud jalan poros di Kecamatan Sawoo ambrol," ujar Masun.

Menurut data BPBD, longsor terjadi di Desa Tempuran dan Desa Sawoo (Kecamatan Sawoo), Desa Wagir Kidul (Kecamatan Pulung), Desa Wonodadi (Kecamatan Ngrayun), serta Desa Pupus (Kecamatan Ngebel).

Sementara itu, bencana akibat cuaca ekstrem tercatat melanda Desa Karangan dan Sambirejo (Kecamatan Balong) serta Desa Sempu (Kecamatan Ngebel).

Masun menjelaskan, cuaca ekstrem di awal musim penghujan menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

"Di awal musim penghujan sering kali terjadi angin kencang disertai hujan lebat. Kombinasi ini bisa memicu longsor, terutama di wilayah lereng yang sebelumnya kering," terangnya.

Selain faktor alam, lanjut Masun, buruknya sistem drainase juga memperparah risiko longsor. Air hujan yang tidak mengalir lancar membuat tanah menjadi gembur dan mudah bergerak.

"Sering kali longsor dipicu oleh saluran air yang tersumbat, meskipun kemiringan lahan juga berperan. Karena itu, warga yang tinggal di lereng sebaiknya rutin mengecek saluran air di sekitar rumah," imbaunya.

BPBD Ponorogo juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya, seperti banjir dan angin kencang, seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah selatan Jawa Timur.

"Kami terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat hujan deras disertai angin kencang," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.