Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bima Alokasikan Rp1 Miliar di APBD-P 2025 untuk Perbaikan Pascabanjir Wera dan Ambalawi

📅 Senin, 27 Okt 2025, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis

Solusi terpadu

Melihat kondisi di lapangan, pemulihan pascabencana di kawasan tersebut tidak cukup dilakukan dengan cara menambal kerusakan yang ada. Diperlukan arah kerja yang menyentuh akar persoalan dan membangun ketahanan jangka panjang.

Langkah pertama adalah memprioritaskan infrastruktur yang benar-benar menghidupkan. Anggaran Rp1 miliar yang telah dialokasikan harus dipetakan secara cermat agar setiap rupiah memberi dampak langsung bagi warga.

Irigasi yang rusak perlu segera diperbaiki agar petani bisa menanam kembali, sementara jembatan yang putus harus dipulihkan untuk memulihkan akses pasar dan mobilitas masyarakat.

Penanganan sungai, bronjong, dan pembangunan dam sabo menjadi keharusan agar banjir serupa tidak terulang. Kerusakan 400 meter saluran irigasi, misalnya, bukan sekadar angka di laporan, melainkan ancaman nyata bagi ketahanan pangan lokal.

Langkah berikutnya adalah melibatkan masyarakat dan pemerintah desa sebagai subjek, bukan sekadar objek. Selama ini, penanganan pascabencana kerap terhambat karena warga hanya dijadikan penerima bantuan.

Padahal, komunitas lokal seharusnya menjadi bagian dari proses. Mereka perlu dilibatkan sejak awal: memantau kerusakan, menentukan prioritas perbaikan, hingga mengelola bantuan untuk pemulihan ekonomi.

Edukasi tentang pengelolaan sungai, reboisasi hulu, dan mitigasi bencana juga perlu diperkuat agar masyarakat memahami bahwa ketahanan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesadaran lingkungan dan budaya.

Selain itu, penggunaan anggaran harus dijalankan secara transparan dan akuntabel. Alokasi dana memang penting, namun yang lebih krusial adalah kejelasan dan keterbukaan dalam pelaksanaannya. Banyak warga masih menunggu kepastian kapan rumah mereka diperbaiki dan irigasi kembali difungsikan.

Laporan internal menunjukkan hingga musim hujan berikutnya, relokasi dan perbaikan belum juga tuntas. Karena itu, pemerintah daerah perlu membuka akses informasi melalui dashboard publik atau laporan berkala yang memetakan progres tiap desa agar masyarakat dan media dapat ikut mengawasi bersama.

Terakhir, mitigasi jangka panjang harus menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan infrastruktur. Pemulihan seharusnya tidak berhenti pada pembangunan kembali, tetapi diarahkan untuk membangun lebih tangguh.

Deforestasi di hulu sungai dan alih fungsi lahan menjadi pemicu utama kerentanan wilayah ini. Tanpa penanganan menyeluruh, setiap perbaikan fisik hanya akan menjadi solusi sementara.

Karena itu, program reboisasi, penataan kawasan hulu, serta penguatan sistem peringatan dini di tingkat desa perlu dijadikan prioritas agar ketahanan lingkungan dan sosial benar-benar terbangun dari akar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.