Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kucuran Dana ADB Jadi Angin Segar bagi Industri Pariwisata Sri Lanka

📅 Senin, 27 Okt 2025, 22:57 WIB | Oleh:
Kucuran Dana ADB Jadi Angin Segar bagi Industri Pariwisata Sri Lanka Doc: AFP/ISHARA S. KODIKARA

MANILA - Asian Development Bank (ADB) pada Senin (27/10) mengumumkan pihaknya telah menyetujui pinjaman sebesar 100 juta dolar AS untuk mendukung sektor pariwisata Sri Lanka melalui reformasi kebijakan strategis dan investasi katalitis tertarget yang sejalan dengan kebijakan pariwisata nasional negara itu.

Proyek tersebut akan mendukung peningkatan tata kelola sektor, meningkatkan partisipasi sektor swasta, dan menggenjot kunjungan wisatawan serta pendapatan devisa asing serta mengatasi kesenjangan infrastruktur, sekaligus memperkuat pengembangan produk dan pemasaran destinasi kelas atas.

Pendanaan untuk Program Pengembangan Sektor Pariwisata Berkelanjutan tersebut terdiri dari pinjaman lunak sebesar 70 juta dolar AS dan pinjaman reguler sebesar 30 juta dolar AS.

ADB mengatakan program tersebut akan mendukung reformasi kebijakan dan kelembagaan di berbagai bidang sektor pariwisata negara itu, termasuk tata kelola, manajemen aset, promosi dan pemasaran pariwisata, peningkatan keterampilan dan digitalisasi serta pariwisata berkelanjutan dan pembangunan perkotaan di dua destinasi wisata utama.

Program itu akan membantu mendiversifikasi sektor tersebut dengan mempromosikan kawasan-kawasan pariwisata yang belum dimanfaatkan, termasuk wisata bahari, membuka destinasi baru, meningkatkan masa kunjungan dan belanja wisatawan serta menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan partisipasi perempuan di sektor tersebut.

Meskipun kunjungan wisatawan ke Sri Lanka pada 2025 kembali ke level 2018, Country Director ADB untuk Sri Lanka Takafumi Kadono mengatakan pendapatannya masih berada di bawah level sebelum pandemi.

"Melalui reformasi kebijakan dan kelembagaan yang tepat, peningkatan infrastruktur, dan peningkatan ketahanan sektor terhadap guncangan internal dan eksternal, pariwisata dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang inklusif," katanya. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.