Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga yang Merasa Insomnia Diimbau Hubungi JakCare

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 16:22 WIB | Oleh:
Warga yang Merasa Insomnia Diimbau Hubungi JakCare Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Aplikasi JAKI milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang di dalamnya terdapat layanan konseling JakCare.

Jakarta -- Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan mengimbau warga yang merasa mengidap insomnia menghubungi layanan konseling daring Jakarta Counseling and Assistance for Resilience and Empowerment (JakCare) yang disediakan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Kita punya aplikasi JAKI yang di dalamnya ada JakCare. Saya minta nantinya apabila ada seseorang mulai merasa gangguan jiwa, misalnya, susah tidur atau insomnia," kata Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati di Jakarta, Jumat.

Yudi mengatakan, warga bisa menghubungi JakCare atau konsultasi di layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Dia menilai adanya peringatan kesehatan mental yang menyasar para petugas kesehatan, penyintas gangguan jiwa dan masyarakat ini terbilang penting dilakukan.

Layanan ini bertujuan untuk mengatasi tingginya angka kesakitan dengan gangguan jiwa, khususnya di Jakarta Selatan (Jaksel).

"Bukan hanya petugas kesehatan saja, namun semua masyarakat dapat mengenali apa itu gangguan jiwa dan gejalanya sejak dini sehingga dapat melakukan pencegahan secepat dan setepat mungkin," katanya.

JakCare menjadi alternatif bagi warga yang belum sempat mengunjungi Puskesmas atau Posyandu dengan layanan kesehatan jiwa.

Adapun pada Maret 2025, 28 dari 44 Puskesmas Kecamatan di Jakarta sudah memiliki layanan konsultasi dengan psikolog.

Layanan JakCare dapat diakses melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini) atau dengan menghubungi nomor bebas pulsa 0800-1500-119.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, sejak diluncurkan pada Mei 2025 hingga 7 Oktober 2025, layanan ini telah digunakan oleh 1.279 warga.

Hingga kini, JakCare tercatat telah menyelamatkan dua warga yang sempat menunjukkan niat mengakhiri hidupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.