Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Selatan dan Indonesia Sepakati Pengurangan Kontribusi Proyek Jet Tempur KF-21

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 14:50 WIB | Oleh:
Korea Selatan dan Indonesia Sepakati Pengurangan Kontribusi Proyek Jet Tempur KF-21 Doc: Antara

JAKARTA - Pemerintah Korea Selatan dan Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan baru terkait proyek pengembangan jet tempur KF-21, dengan menyetujui pemotongan kontribusi Indonesia menjadi sekitar 600 miliar won (sekitar USD 439 juta), sebagaimana diumumkan oleh Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) pada Jumat (7/6).

Proyek ambisius senilai 8,1 triliun won ini diluncurkan satu dekade lalu sebagai kerja sama strategis antara kedua negara, di mana Indonesia semula setuju menanggung sekitar 1,6 triliun won dari total biaya. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, Indonesia terus menunda pembayaran dan berupaya merundingkan kembali nilai komitmen serta struktur pembiayaan.

Menurut DAPA, penyesuaian ini juga mencakup revisi terhadap rencana transfer teknologi, yang menjadi bagian penting dari alasan Indonesia bergabung dalam proyek ini. Walau jumlah kontribusi kini telah disepakati, diskusi lebih lanjut masih berlangsung mengenai jadwal pembayaran dan cakupan detail dari transfer teknologi.

Media Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Indonesia sedang dalam proses administratif untuk memenuhi sisa pembayaran kontribusinya. Pihak DAPA menyampaikan optimisme bahwa jika Indonesia melakukan pembayaran sesuai rencana, maka hubungan kerja sama pertahanan kedua negara akan kembali menguat.

Jet tempur KF-21 Boramae, yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI), dirancang sebagai pesawat tempur generasi 4,5 dengan fitur teknologi mendekati pesawat generasi kelima. Indonesia diperkirakan akan menerima transfer teknologi signifikan dan mendapatkan jatah produksi serta lisensi jika proyek ini berjalan lancar.

Kesepakatan ini menandai langkah penting dalam menstabilkan kerja sama strategis pertahanan Korea Selatan–Indonesia, yang sempat diragukan akibat tarik-ulur komitmen finansial dari pihak Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.