Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pasaman Barat Gencarkan Program Stop Buang Air Besar Sembarangan

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasaman Barat Gencarkan Program Stop Buang Air Besar Sembarangan Doc: Antara
Ket. Bupati Pasaman Barat Yulianto (tengah).

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berkomitmen keluar dari predikat wilayah dengan perilaku buang air besar sembarangan dalam upaya meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat.

"Dalam waktu dekat kota akan mendeklarasikan diri sebagai open defecation free (ODF) atau daerah bebas buang air besar sembarangan untuk memberikan semangat bagi masyarakat," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Minggu (26/10).

Dia menegaskan pentingnya akses masyarakat terhadap jamban sehat dan perilaku hidup bersih.

"Kita harus fokus pada peningkatan kesehatan masyarakat, terutama dengan menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan. Selain itu, kita juga perlu memperhatikan persoalan stunting dan pangan," ujar dia.

Ia menyebutkan gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) harus dilakukan bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

Program ini merupakan pilar pertama dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang bertujuan mengubah perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemberdayaan masyarakat.

"Dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, baru 16 daerah yang sudah ODF. Tiga daerah lainnya yang belum adalah Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, dan Kepulauan Mentawai,” jelasnya.

Dia berharap para camat, wali nagari (kepala desa) dan TP-PKK dapat berkoordinasi secara maksimal untuk memastikan data, dokumen, serta kondisi lapangan benar-benar siap.

"Kita harus menunjukkan bahwa Kabupaten Pasaman Barat pantas dan layak mendapatkan pengakuan sebagai daerah ODF," katanya.

Selain isu sanitasi, Bupati Yulianto juga mengimbau wali nagari untuk mengaktifkan pemanfaatan pekarangan keluarga sebagai upaya mendukung ketahanan pangan rumah tangga.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pasaman Barat Sifrowati Yulianto menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan juga kebersihan lingkungan

"Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK harus dilakukan secara optimal dan tepat sasaran. Program yang terkait dengan kesehatan dan gizi keluarga merupakan agenda utama pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun nagari," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.