Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menjadikan Sekolah Rakyat Sebagai Contoh dalam Pengelolaan Sampah

📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Menjadikan Sekolah Rakyat Sebagai Contoh dalam Pengelolaan Sampah Doc: Antara
Ket. Sekolah Rakyat Samarinda didorong untuk membangun budaya pemilahan sampah agar mengakar kuat di dalam lingkungan sekolah.

Samarinda - Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur menjadikan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 24 Samarinda sebagai role model pengelolaan sampah dari sumbernya melalui sebuah kompetisi edukatif.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membiasakan siswa dan guru untuk memilah sampah, baik di sekolah maupun di rumah," kata Kepala BPBPK Kaltim Evry Biaktama Meliala di Samarinda, Sabtu petang.

Evry menegaskan bahwa langkah ini dirancang sebagai bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Habitat 2025 di tingkat provinsi.

Program yang bertajuk "Sosialisasi Kompetisi Pilah Sampah" tersebut diinisiasi BPBPK Kaltim berkolaborasi dengan Satker Prasarana Strategis Kalimantan Timur.

Tujuan utamanya adalah mendorong budaya pemilahan sampah agar mengakar kuat di dalam lingkungan sekolah, sebagai fondasi kesadaran lingkungan sejak dini.

Pihaknya ingin meningkatkan kesadaran kolektif, baik di kalangan guru maupun murid, terhadap pentingnya prinsip-prinsip pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Evry juga menekankan betapa pentingnya peran seorang guru untuk tampil sebagai teladan atau role model konkret bagi para murid.

Keteladanan tersebut harus diwujudkan dalam aksi nyata sehari-hari dalam menjaga kebersihan lingkungan serta berkontribusi aktif pada kelestarian alam.

Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk orang tua siswa dan komite sekolah, sangat dibutuhkan untuk menjamin keberlanjutan program ini.

Sebab, gerakan pemilahan sampah ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni, namun harus menjadi kebiasaan baru yang konsisten.

BPBPK Kaltim berambisi menjadikan Sekolah Rakyat sebagai percontohan terbaik di Samarinda dalam praktik pengelolaan sampah yang efektif dan efisien.

Seluruh upaya ini pada akhirnya menjadi kontribusi nyata BPBPK Kaltim terhadap pencapaian target nasional dalam hal pengurangan volume sampah secara signifikan.

Melalui kompetisi ini, kesadaran lingkungan diharapkan dapat terus tumbuh dan menjelma menjadi kebiasaan positif baru di tengah masyarakat luas.

Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi menyatakan program kepedulian lingkungan sangat sejalan dengan visi pembentukan karakter di SR.

Rasyidi menjelaskan bahwa para siswa di Sekolah Rakyat tidak hanya menerima fasilitas penuh untuk ekosistem pembelajaran akademik mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.