Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketika Alam Jadi Penghidupan: Cerita Fardi dan Anas Menjemput Rezeki dari Wisata Rammang-Rammang

📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 10:43 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pendekatan itu diharapkan menarik modal asing di sektor riil, sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Menurut Deded, ratusan desa wisata di Sulsel memiliki kekayaan dan keunikan yang berpotensi besar menjadi fokus investasi, mulai dari pantai di Bira, budaya di Toraja, hingga bentang karst Rammang-Rammang.

"Tinggal bagaimana membuat atraksi yang berkelanjutan, sehingga wisatawan bisa stay lebih lama dan melakukan spending di daerah. Itu bagus untuk ekonomi lokal," ucap dia.

Usaha Rumahan

Beberapa menit setelah perahu membelah hutan nipah, Kampung Berua tersibak di antara dinding karst yang menjulang. Di kampung kecil itu, warga mulai menata hidup dengan berjualan dan membuka usaha rumahan.

Tina (40), warga Kampung Berua mengaku sempat merantau ke Kalimantan untuk bekerja di tambak sebelum kampungnya dikenal sebagai objek wisata. Ia pulang setelah mendengar daerahnya mulai ramai dikunjungi wisatawan.

Sejak itu, ia membuka warung kecil di depan rumahnya dan menjual kelapa muda, pisang goreng, kopi, serta teh untuk para tamu yang datang.

Menurut Tina, perubahan terasa setelah kawasan wisata dibenahi dan mendapat pendampingan dari Bank Indonesia.

Kini jumlah pengunjung bisa mencapai ratusan orang setiap hari, terutama saat musim liburan, dan sebagian besar berasal dari luar negeri.

Pendapatannya dari berjualan cukup untuk membantu kebutuhan keluarga, terutama biaya sekolah anak-anaknya.

"Alhamdulillah, bisa bantu anak sekolah," ujar Tina sembari menyiapkan kopi bagi wisatawan yang datang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.