Ketika Alam Jadi Penghidupan: Cerita Fardi dan Anas Menjemput Rezeki dari Wisata Rammang-Rammang
📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 10:43 WIB | Oleh: Tim PenulisDukungan pemerintah dan peran investasi
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah, mengakui bahwa Rammang-Rammang merupakan salah satu magnet utama wisata Sulsel di luar Makassar.
Ia menyebut kawasan yang termasuk dalam wilayah Geopark Maros-Pangkep itu paling banyak dikunjungi wisatawan.
Ia mencatat, pada akhir pekan jumlah wisatawan bisa mencapai 3.400 hingga 4.000 orang per hari, dengan ratusan perahu beroperasi dari tiga dermaga yang dikelola kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, pemerintah daerah memberi ruang besar bagi masyarakat untuk mandiri dalam pengelolaan wisata.
Pokdarwis menjadi ujung tombak dalam memperbaiki sarana, menjaga kebersihan, serta mengatur sistem sewa perahu.
"Teman-teman pemda tidak terlibat terlalu jauh. Ke depan, pokdarwis kita harap bisa mandiri," kata dia.
Arafah menegaskan bahwa strategi pengembangan pariwisata Sulsel berpijak pada lima pilar utama, yakni kolaborasi pentahelix, komunikasi dan jaringan, pemberdayaan lokal, pelibatan akademisi, serta dukungan sektor swasta.
Melalui pola ini, sektor wisata diharapkan tidak hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi.
Dukungan bagi kawasan wisata itu juga datang dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan.
Ekonom Senior BI Sulsel, Deded Tuwanda, menyebut desa wisata memiliki potensi besar menarik investasi sektor riil yang mampu memperkuat ekonomi daerah.
Dia menilai, pembiayaan pembangunan wisata seharusnya tidak hanya bergantung pada APBD atau APBN, tetapi juga didorong melalui investasi berkelanjutan.
Untuk itu, BI bersama pemerintah provinsi mendorong tiap kabupaten menyiapkan proyek wisata dalam bentuk "investment project ready to offer" agar dapat ditawarkan langsung kepada investor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!