Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan Penggunaan AI, Menekraf Tekankan Pentingnya Literasi dan Etika

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 19:15 WIB | Oleh:

"Ini membuktikan bahwa AI bukan ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas karya," ia menambahkan.

Neil mengatakan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong kolaborasi hexahelix yang mencakup akademisi, bisnis, dan komunitas untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi kreatif.

Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekonomi Kreatif Dandy Yudha Feryawan berharap kegiatan Hackathon bisa dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas talenta kreatif.

"Harapannya program kolaborasi bersama perusahaan teknologi besar AWS serta lembaga pendidikan Dicoding ini bisa di-expand (perluas) dan kita bisa melibatkan industri sebagai off-taker dari hackathon-hackathon berikutnya," katanya.

Dicoding sejak tahun 2021 telah berkolaborasi dengan AWS dalam melaksanakan berbagai program pelatihan dan inovasi digital, termasuk Hackathon 2025 yang dijalankan dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Head of Training & Certification AWS Indonesia Yashinta Bahana mengemukakan bahwa Hackathon 2025 menumbuhkan semangat inovasi dan kolaborasi di kalangan talenta muda.

Ia menyampaikan bahwa penguasaan teknologi kecerdasan artifisial bisa menjadi fondasi penting bagi pelaku ekonomi kreatif untuk beradaptasi dan bersaing pada masa transformasi digital global.

"Di era ekonomi digital, literasi AI menjadi kunci daya saing global," katanya.

Melalui Hackathon "AI for Creative Economy" yang dijalankan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Dicoding, ia mengatakan, AWS berusaha mewujudkan komitmen mendemokratisasi pendidikan AI dan memberdayakan talenta lokal.

"Hasilnya membuktikan potensi besar talenta Indonesia bila dibekali pelatihan berstandar dunia untuk menghadapi tantangan dan bersaing di tingkat global," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.