Donald Trump dan Xi Jinping Akan Bertemu Kembali di Asia: Bahas Perang Dagang dan Krisis Fentanil
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 17:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Reuters
JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pekan depan dalam rangkaian lawatannya ke Asia. Gedung Putih mengonfirmasi hal tersebut pada Kamis (23/10), di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing akibat perang dagang yang kembali memanas.
Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan Trump akan berangkat ke Malaysia pada Jumat malam sebelum melanjutkan kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan. “Pada Kamis pagi waktu setempat, Presiden Trump akan menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Xi dari Republik Rakyat Tiongkok, sebelum bertolak pulang,” ujar Leavitt.
Trump dijadwalkan menyampaikan pidato di KTT CEO Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) sebelum bertemu Xi. Pertemuan tersebut menjadi sorotan global karena akan menjadi pertemuan pertama keduanya sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden.
Pada hari Minggu, Trump akan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan menghadiri jamuan makan malam para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Setelah itu, ia akan bertolak ke Tokyo untuk bertemu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Selasa.
Selanjutnya, pada Rabu, Trump akan berada di Korea Selatan untuk bertemu Presiden Lee Jae Myung dan menyampaikan pidato di jamuan makan siang para CEO di sela-sela forum APEC. Ia juga dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam para pemimpin AS-APEC pada malam harinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok meningkat setelah Beijing memperluas pembatasan ekspor mineral tanah jarang awal Oktober lalu. Langkah tersebut memicu reaksi keras dari Washington yang segera mengancam akan memberlakukan tarif baru dan langkah balasan lainnya.
Namun, Trump tampak optimistis menjelang pertemuan dengan Xi, dengan menyatakan keyakinannya bahwa kedua negara dapat menemukan jalan damai dalam sengketa perdagangan. “Saya pikir kita akan berakhir dengan sangat baik, dan semua orang akan sangat senang,” kata Trump pada Kamis malam.
Komentar optimistis tersebut berbanding terbalik dengan nada keras yang disampaikan oleh pejabat perdagangan dan keuangan utamanya. Mereka tengah menuju Asia untuk memastikan pertemuan Trump dan Xi berjalan lancar sesuai rencana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain isu perdagangan, Trump juga menegaskan bahwa salah satu topik utama yang akan dibahas adalah masalah fentanil. Washington menuding Beijing gagal menindak produsen bahan kimia prekursor yang digunakan dalam pembuatan fentanil, obat yang menyebabkan ribuan kematian akibat overdosis di AS.
Beijing menolak tuduhan tersebut dan menuduh Washington menggunakan isu fentanil sebagai alat tekanan politik. Pemerintah Tiongkok menyatakan telah mengambil langkah serius untuk mengendalikan produksi dan ekspor bahan kimia berbahaya itu.
Pertemuan antara Trump dan Xi diperkirakan akan menjadi titik krusial dalam hubungan kedua negara. Selain dapat meredakan ketegangan ekonomi global, hasil pembicaraan mereka juga akan memengaruhi stabilitas kawasan Asia-Pasifik yang menjadi pusat perhatian dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!