Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Tegaskan Hubungan Industrial Solid Jadi Kunci Produktivitas Nasional

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menaker Tegaskan Hubungan Industrial Solid Jadi Kunci Produktivitas Nasional Doc: Antara
Ket. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat melakukan kunjungan kerja ke ke PT Nayue Biotech Indonesia di Bekasi, Kamis (23/10).

Bandung - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan penguatan hubungan industrial dan kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas.

“Ketika kesejahteraan pekerja dijaga dan norma ketenagakerjaan dipatuhi maka produktivitas dan daya saing ikut meningkat,” kata Menaker Yassierli dalam keterangannya yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/10).

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus diiringi dengan penguatan hubungan industrial, penerapan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta peningkatan kesejahteraan bagi pekerja.

Menurut Menaker Yassierli, kesejahteraan yang baik akan membangun rasa memiliki pekerja terhadap perusahaan, sehingga mendorong produktivitas dan daya saing industri.

“Hubungan industrial yang baik artinya ada kolaborasi antara manajemen dan pekerja. Ketika pekerja merasa memiliki perusahaan, mereka akan memberikan yang terbaik. Inilah kunci produktivitas dan keberlanjutan,” kata Yassierli.

Selain itu, Menaker juga mengingatkan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lini produksi.

Ia menilai penerapan K3 yang baik tidak hanya mencegah risiko kerja saat ini, tetapi juga melindungi pekerja dari dampak jangka panjang.

“Ada hal-hal yang dampaknya dirasakan sekarang, ada juga yang baru terasa di masa depan. Karena itu, budaya K3 harus menjadi bagian dari keseharian di tempat kerja,” ujar Menaker.

Sementara itu, Menaker juga melakukan peninjauan pelaksanaan hubungan industrial ke beberapa perusahaan, salah satunya ke PT Nayue Biotech Indonesia di Bekasi.

Dalam kunjungan tersebut, Menaker mengatakan perusahaan menunjukkan komitmen kuat dalam penyerapan tenaga kerja dan pelibatan pelaku UMKM dalam rantai produksinya.

Saat ini, perusahaan telah mempekerjakan sekitar 1.000 orang pekerja, dan merencanakan ekspansi pabrik baru yang akan membuka lapangan kerja bagi sekitar 5.000 tenaga kerja tambahan.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata dunia usaha dalam memperkuat perekonomian nasional,” ujar Yassierli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.