Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PON Bela Diri 2025: Aceh dan Papua Barat Pecah Telur Lewat Emas di Shorinji Kempo

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 12:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
PON Bela Diri 2025: Aceh dan Papua Barat Pecah Telur Lewat Emas di Shorinji Kempo Doc: Antara Foto
Ket. Kelvin Saweri dan Kristin Hilda Silubun, atlet shorinji kempo asal Papua Barat menunjukkan medali emas dan perunggu usai mengikuti pertandingan di Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Kontingen Aceh dan Papua Barat akhirnya pecah telur setelah melakoni pertandingan di tujuh cabang olahraga berbeda dan baru bisa menghasilkan medali emas perdana pada cabang olahraga shorinji kempo di PON Bela Diri Kudus, Jawa Tengah.

Edi Saputra, Pelatih Kempo Kontingen Aceh di Kudus, Rabu, mengaku bangga akhirnya atletnya bisa menyumbangkan medali emas perdana bagi Kontingen Aceh setelah melakoni beberapa cabang olahraga.

Pada cabang olahraga kempo, kata dia, Aceh menurunkan lima atlet, dengan target awal dua medali emas, namun hanya satu medali emas yang bisa diraih serta satu medali perunggu.

"Meskipun demikian, syukur Alhamdulillah karena bisa menyumbangkan medali emas perdana untuk Kontingen Aceh. Tentunya ini bisa menjadi muruah untuk kempo Aceh di setiap event bisa mendulang medali," ujarnya.

Faisal Hakim, atlet kempo asal Aceh mengakui turut bangga bisa menyumbangkan medali emas perdana untuk Kontingen Aceh, sekaligus memperbaiki perolehan medalinya pada ajang PON Aceh-Sumut 2024 yang hanya meraih perunggu.

Keberhasilannya mengalahkan lawan dari Sumatera Barat yang turun di nomor randori perorangan kelas 60 kilogram (Kg), yakni latihan disiplin sebelum mengikuti PON Bela Diri.

Hal serupa juga dialami Kontingen Papua Barat yang baru bisa menghasilkan medali emas dari cabang olahraga kempo lewat Kelvin Saweri yang turun di nomor Randori Perorangan kelas 75 kg putra.

Kelvin Saweri mengakui untuk bisa menang di final melawan atlet dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sama-sama dari wilayah yang keras harus berjuang dengan kondisi kaki terluka.

"Berkat perjuangan tak kenal menyerah melawan atlet yang dikenal hebat dan berprestasi, akhirnya bisa menang sekaligus menyumbangkan medali emas perdana untuk Kontingen Papua Barat," ujarnya.

Kristin Hilda Silubun, atlet Papua Barat lainnya juga berhasil menyumbangkan medali perunggu, sekaligus menjadi laga terakhirnya karena setelah PON Bela Diri menyatakan pensiun.

Ia mengakui mulai menekuni bela diri shorinji kempo sejak usia 12 tahun hingga saat ini berusia 35 tahun.

"Meskipun hanya menyumbangkan medali perunggu, tetapi saya tetap bangga bisa sampai di tahap ini setelah menjalani latihan selama kurang lebih tiga bulan," ujarnya.

Dengan perolehan dua medali, satu medali emas dan satu medali perunggu, maka Kontingen Aceh dan Papua Barat sama-sama berada di urutan sembilan.

Sedangkan pemuncak perolehan medali DKI Jakarta dengan 11 medali, tujuh emas, dua perak, dan dua perunggu setelah pertandingan cabang olahraga sambo berakhir pada Selasa (21/10) sore.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.