Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menang, Sanae Takaichi Torehkan Sejarah Jadi PM Wanita Pertama Jepang

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Menang, Sanae Takaichi Torehkan Sejarah Jadi PM Wanita Pertama Jepang Doc: Philip FONG/AFP
Ket. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.

TOKYO - Jepang pada hari Selasa (21/10) mencatatkan sejarah dengan terpilihnya Sanae Takaichi sebagai Perdana Menteri wanita pertama di negeri Sakura. Takaichi yang juga pemimpin Partai Demokrat Liberal atau Liberal Democratic Party (LDP) yang berkuasa, memenangkan suara di majelis rendah.

Perdana Menteri Jepang kelima dalam beberapa tahun akan memimpin pemerintahan minoritas dan memiliki agenda penting, terutama kunjungan terjadwal oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump minggu depan.

Majelis rendah parlemen menunjuk Takaichi, seorang pengagum Margaret Thatcher, sebagai perdana menteri pada hari Selasa, setelah ia secara tak terduga memenangkan mayoritas tipis dalam putaran pertama pemungutan suara. Takaichi akan resmi menjabat setelah bertemu dengan Kaisar Jepang.

Mantan drummer heavy metal itu pada 4 Oktober menjadi ketua LDP , yang telah memerintah hampir tanpa henti selama beberapa dekade tetapi kehilangan dukungan.

Enam hari kemudian, partai Komeito, yang merasa tidak nyaman dengan pandangan konservatif Takaichi dan skandal dana gelap LDP, keluar dari koalisi mereka.

Hal itu memaksa Takaichi untuk membentuk aliansi dengan Partai Inovasi Jepang (JIP) yang reformis dan condong ke kanan, yang ditandatangani pada Senin malam .

JIP ingin menurunkan tarif pajak konsumsi makanan menjadi nol, menghapuskan sumbangan perusahaan dan organisasi, serta mengurangi jumlah anggota parlemen.

Takaichi berjanji pada hari Senin untuk "memperkuat ekonomi Jepang, dan membentuk kembali Jepang sebagai negara yang dapat bertanggung jawab terhadap generasi mendatang.

“Dia orang yang berpikiran kuat, terlepas dari apakah dia seorang wanita,” kata pensiunan Toru Takahashi, 76 tahun, kepada AFP di kampung halaman Takaichi, Nara.

“Dia tidak seperti Trump. Tapi dia jelas tentang apa yang benar dan salah.”

Takaichi telah menjanjikan Kabinet dengan jumlah perempuan setara "Nordik" , naik dari dua di bawah perdana menteri yang akan lengser, Shigeru Ishiba.

“Ini bisa termasuk Satsuki Katayama dari sayap kanan yang bertanggung jawab atas keuangan dan Kimi Onoda yang berdarah campuran Amerika sebagai menteri keamanan ekonomi,” sebut media lokal.

Pengasuhan Anak

Jepang berada di peringkat 118 dari 148 negara dalam Laporan Kesenjangan Gender Global 2025 yang dirilis Forum Ekonomi Dunia. Sekitar 15 persen anggota parlemen majelis rendah adalah perempuan, dan dewan direksi perusahaan didominasi laki-laki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

Pengawasan SPBU di Kota Kendari

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pengawasan SPBU di Kota Ken...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.