Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Purbalingga Tangani Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Purbalingga Tangani Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang Doc: ANTARA
Ket. Warga bergotong royong melakukan penanganan tanah longsor akibat hujan lebat yang melanda Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Selasa (21/10/2025) siang hingga sore hari.

PURBALINGGA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, melakukan penanganan darurat dan pemantauan dampak hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah setempat pada Selasa (21/10) siang hingga sore hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga, Prayitno, di Purbalingga, Rabu (22/10), mengatakan hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan sejumlah kejadian seperti pohon tumbang, tanah longsor, dan kerusakan ringan pada fasilitas umum.

“Sejumlah titik sudah kami tangani bersama relawan dan masyarakat pada Selasa (21/10). Namun ada beberapa lokasi yang belum bisa ditangani karena kondisi cuaca masih hujan deras, sehingga penanganannya dilakukan hari ini (22/10),” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan wilayah terdampak antara lain Kecamatan Kaligondang, Karanganyar, Purbalingga, dan Mrebet.

Di Kaligondang, kata dia, pagar SMPN 1 Kaligondang ambruk, sementara di Karanganyar terjadi longsor di Desa Kaliori, dan Desa Maribaya yang sempat menutup akses jalan serta menimpa satu rumah warga.

“Untuk korban jiwa maupun luka-luka tidak ada, namun beberapa warga mengungsi sementara ke rumah tetangga,” katanya.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Purbalingga, kata dia, sejumlah pohon tumbang dan rumpun bambu menutup jalan di Kelurahan Purbalingga Lor dan Wirasana.

Sementara di Kecamatan Mrebet, lanjutnya, longsor menimpa beberapa ruas jalan desa dan jalan kabupaten yang menghubungkan Tangkisan dengan Kaliori serta Karangmalang.

“Tim BPBD bersama relawan pada Selasa (21/10) sore telah melakukan penanganan darurat terhadap pohon tumbang yang menghambat akses jalan. Pemantauan juga kami lakukan di aliran Sungai Klawing yang debit airnya meningkat cukup signifikan,” katanya.

Ia mengatakan hingga Rabu (22/10) pagi BPBD Purbalingga masih mengumpulkan laporan dari pemerintah desa dan masyarakat untuk memperbarui data dampak dan kerugian akibat bencana tersebut.

Setelah itu pihaknya akan segera melakukan asesmen dan penanganan secara menyeluruh.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi di wilayah Purbalingga,” kata Prayitno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.