Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angin Kencang Rusak Rumah hingga Kandang Sentra Pertanian Klaten

24 Rabu, 22 Okt 2025, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Angin Kencang Rusak Rumah hingga Kandang Sentra Pertanian Klaten Angin Kencang Rusak Rumah hingga Kandang Sentra Pertanian Klaten Doc: ANTARA
Ket. Puing rumah warga rusak setelah diterpa hujan deras disertai angin kencang di Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/10/2025).

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan puluhan rumah hingga kandang ternak milik warga rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Juwiring, yang merupakan sentra pertanian di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu (22/10), mengatakan peristiwa yang terjadi Senin (21/10) sore itu menerpa Juwiring dan enam kecamatan sekitarnya mulai dari Cawas, Klaten Utara, Klaten Tengah, Gantiwarno, Trucuk, dan Pedan.

“Berdasarkan data yang diterima, satu warga mengalami luka ringan, sebanyak 34 rumah rusak,  puluhan kepala keluarga terdampak,” kata Abdul Muhari.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, lanjutnya, tim petugas gabungan di Kabupaten Klaten sudah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengkaji cepat dampak kerusakan hingga mempercepat upaya pemulihan-pemenuhan bantuan logistik jika diperlukan.

BNPB mengkonfirmasi kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 34 rumah rusak ringan, lima tempat usaha rusak ringan, satu fasilitas umum, satu jaringan listrik, satu kandang ternak rusak ringan, serta tiga akses jalan terdampak akibat pohon tumbang.

"Langkah antisipasi susulan dilakukan dengan memangkas pohon dan dahan yang sudah lapuk agar tidak menimbulkan potensi bahaya bagi warga,” ujarnya.

BNPB mengimbau masyarakat Klaten dan  sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, yang dipengaruhi oleh sejumlah fenomena dinamika atmosfer, khususnya selama musim pancaroba dari musim kemarau ke penghujan saat ini.

Sebagaimana hasil kajian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan tahun ini akan berlangsung pada November-Desember.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...
Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.