Jaga Sendi Sejak Dini, Nikmati Setiap Langkah Tanpa Rasa Nyeri
📅 Selasa, 21 Okt 2025, 07:35 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Pharos Indonesia
JAKARTA – Jika jalan sedikit terasa nyeri, naik tangga jadi tantangan, itu artinya mengalami nyeri sendiri. Sakit pada jaringan yang menghubungkan dan membantu pergerakan antara dua tulang ini sering dianggap sepele, padahal bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa berat.
Faktanya, ratusan juta orang di dunia mengalami osteoarthritis. Sedangkan di Indonesia resikonya semakin tinggi karena masyarakatnya umumnya kurang bergerak, jarang olahraga, kegemukan seiring bertambahnya usia hingga pola makan yang tidak sehat.
Osteoartritis adalah salah satu penyebab utama disabilitas pada orang dewasa di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi osteoartritis mencapai sekitar 15% pada usia 40 tahun ke atas dengan wanita yang memiliki risiko osteoartritis lebih tinggi dibanding pria, terutama setelah menopause.
Sendi yang sehat tidak hanya penting untuk bergerak, tapi juga mempengaruhi kemandirian dan kualitas hidup seseorang di usia lanjut. Untuk menjawab tantangan ini, PT Pharos Indonesia menghadirkan Viostin, suplemen nutrisi khusus sendi yang mengandung kombinasi Glucosamine dan Chondroitin.
“Formulasi ini bekerja sinergis untuk membantu memperbaiki tulang rawan sendi yang rusak, mengurangi rasa nyeri dan kaku, sekaligus mendukung mobilitas tubuh agar tetap aktif di segala usia,” kata Direktur PT NutriSains (Pharos Group), dr. Mariani Leman dalam keterangannya pada hari Senin (21/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Viostin mengandung bahan-bahan pilihan yang dirancang khusus untuk menjaga kesehatan sendi. Komponen zat glucosamine & chondroitin yang dimiliki membantu memperbaiki tulang rawan sendi yang rusak, mengurangi nyeri, dan menjaga kelenturan sendi.
Sedangkan mangan & magnesium memperkuat tulang sekaligus membantu relaksasi otot agar tetap nyaman beraktivitas. Zinc & vitamin C berguna dalam melawan radikal bebas, melindungi sel, serta mendukung pembentukan kolagen untuk sendi lebih sehat.
Dengan ukuran molekul lebih kecil nutrisinya menjadi lebih mudah diserap tubuh, hasil lebih optimal Dengan ukuran molekul yang lebih kecil, nutrisi dalam Viostin DS lebih mudah diserap tubuh sehingga manfaatnya lebih optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dr. Mariani menuturkan, Viostin hadir untuk mendukung masyarakat Indonesia tetap aktif tanpa terbebani nyeri sendi. Pihaknya percaya, sendi yang sehat adalah kunci menikmati setiap Langkah kehidupan bersama orang tercinta.
“Melalui Viostin dan gerakan hidup sehat yang kami inisiasi, kami ingin mengajak semua orang menjaga sendi sejak dini. Mulailah peduli hari ini, karena semakin cepat kita bertindak, semakin lama kita bisa bergerak bebas. Saatnya jaga sendi Anda bersama Viostin DS,” ungkapnya.
Rekor MURI
Sebagai bagian dari komitmen untuk mengedukasi masyarakat, Viostin berhasil meraih Rekor MURI pada tanggal 4 Agustus 2024 atas penyelenggaraan Senam Jingle Viostin dengan peserta terbanyak bersama Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) & Kiai Gus Han. Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa Viostin tidak hanya menjual produk, tetapi juga mendorong masyarakat untuk bergerak lebih sehat.
“Kesehatan sendi bukan hanya urusan lansia. Mulai usia 35 tahun, tulang rawan sudah mulai mengalami penurunan fungsi. Semakin cepat kita menjaga kesehatan sendi, semakin besar kesempatan untuk tetap aktif dan mandiri hingga usia lanjut,” ungkap dr. Mariani.
Viostin DS hadir dalam dua pilihan kemasan dan harga. Untuk Viostin isi 30 kaplet dijual pada harga 170.000 – 190.000 rupiah per box. Sedangkan Viostin catch cover (isi 5 kapsul) dibanderol pada harga sekitar 30.000 rupiah per catch cover.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!