Masyarakat Diminta Datang Sejak Subuh Jika Berencana Salat Idul Adha di Istiqlal
📅 Kamis, 05 Jun 2025, 05:40 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
JAKARTA - Badan Pengelola Masjid Istiqlal meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak mengikuti rangkaian ibadah Salat Idul Adha 1445 Hijriah di masjid negara tersebut untuk datang sejak subuh agar mendapatkan tempat yang nyaman di ruang salat utama.
"Kalau ingin mendapatkan salat di lantai utama Masjid Istiqlal, berarti silakan datang mengikuti salat subuh. Saya jamin kalau salat subuhnya di Masjid Istiqlal, insyaallah dapat salat di lantai utama," kata Ketua Panitia Idul Adha Masjid Istiqlal, Abu Hurairah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/6).
Abu Hurairah menyebutkan keterlambatan kehadiran bisa menyebabkan masyarakat tidak mendapat tempat salat yang nyaman.
"Karena kita akan memulai pelaksanaan salat Idul Adha itu tepat pada pukul 07.00 WIB. Bagi masyarakat yang datang jam 06.00 WIB atau 06.30 WIB itu mungkin akan dapat salat di pelataran," lanjutnya.
Abu Hurairah juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa barang-barang yang berharga dan tetap menjaga kebersihan dan kesucian Masjid Istiqlal.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Artinya kalau dari rumah bawa plastik, bawa koran, minuman mineral, tolong sampahnya jangan ditinggal di Masjid Istiqlal itu yang paling pertama," tegasnya.
Abu Hurairah juga meminta kepada masyarakat untuk mengantisipasi agar mengambil air wudhu sejak awal, mengingat dalam kegiatan besar seperti ini jumlah jamaah bisa dipastikan membludak daripada hari biasanya.
Diketahui, pelaksanaan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal akan dilaksanakan pada 6 Juni 2025. Rangkaian ibadah akan dimulai pada pukul 07.00 WIB pagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terdapat beberapa rangkaian kegiatan utama yang akan dilaksanakan di Masjid Istiqlal, antara lain parade takbiran dan takbiran kenegaraan yang akan dilaksanakan pada Kamis dan Jumat (5-6 Juni 2025) jam 8 malam, pelaksanaan Shalat Idul Adha, pemotongan hewan kurban, hingga jamuan makan bersama Presiden RI Prabowo Subianto dengan 2.000 anak yatim. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!