Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menembus Pedalaman Cianjur, Endang Thohari Dengarkan Jeritan Petani di Ujung Selatan Jawa Barat

📅 Senin, 20 Okt 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Menembus Pedalaman Cianjur, Endang Thohari Dengarkan Jeritan Petani di Ujung Selatan Jawa Barat Doc: Istimewa
Ket. Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari meninjau langsung area persawahan di Cianjur Selatan dalam rangka kegiatan reses.

JAKARTA - Udara pagi yang sejuk menyambut langkah Endang Setyawati Thohari, Anggota Komisi IV DPR RI, saat memasuki Kecamatan Pasirkuda, Cianjur Selatan. Jalan sempit dan berliku tak menghalangi niatnya untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

Di balai desa yang sederhana, puluhan petani sudah berkumpul, bukan sekadar menanti tamu penting, melainkan menyuarakan harapan mereka tentang masa depan pertanian di daerah terpencil ini.

Kunjungan Endang kali ini merupakan bagian dari reses Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026. Selama beberapa hari, politisi Fraksi Gerindra itu berkeliling ke berbagai titik di pedalaman Cianjur Selatan, mulai dari Campaka, Hegarmanah, hingga Sukajadi Cibinong untuk menyapa, berdialog, dan menyerap aspirasi rakyat kecil, khususnya para petani dan penyuluh pertanian.

“Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Endang dalam pertemuan penuh keakraban itu, Sabtu (18/10/2025).

Kunjungan tersebut bukan sekadar ajang seremonial. Endang juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pompa air, serta program pemberdayaan petani dan peternak di sejumlah kecamatan. Bantuan ini menjadi bukti nyata dukungan DPR RI terhadap peningkatan produktivitas pertanian di daerah-daerah tertinggal.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala UPTD Campaka, Yani Rustiani, bersama jajaran penyuluh pertanian dan aparat desa. Suasana hangat terasa ketika para petani berbagi keluh kesah soal harga pupuk, bibit, hingga sulitnya akses irigasi. Tak jarang, gelak tawa pecah saat Endang menanggapi dengan gaya komunikatifnya yang akrab dan bersahabat.

“Saya sangat menghargai kerja keras para penyuluh. Mereka adalah ujung tombak pertanian kita,” ungkapnya penuh apresiasi.

Endang juga menampung berbagai laporan dari lapangan, mulai dari keterbatasan sarana, ketergantungan pada cuaca, hingga sulitnya distribusi hasil panen. Semua catatan itu ia bawa sebagai bahan perjuangan di Komisi IV untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur dan akses ekonomi pertanian di selatan Cianjur.

Perjalanan panjang menembus medan berat hingga empat jam dari pusat kota tak menyurutkan langkahnya. Bagi Endang, menemui rakyat di pelosok adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai wakil mereka. Ia menegaskan bahwa tugas anggota dewan bukan hanya berbicara di ruang rapat, tapi juga mendengarkan langsung denyut kehidupan rakyat di akar rumput.

“Saya ingin memastikan suara petani, bahkan dari pelosok terpencil sekalipun, tetap terdengar sampai ke pusat kebijakan,” tegasnya dengan senyum tulus.

Kunjungan itu pun ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan. Di tengah sawah dan udara pedesaan yang segar, kisah ini menjadi potret nyata bahwa politik bisa hadir dengan empati, bukan hanya janji — ketika wakil rakyat benar-benar turun ke bumi, mendengar, dan bergerak bersama rakyat yang diwakilinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.