Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Optimistis Target 19 Juta Lapangan Kerja Bisa Tercapai dalam Empat Tahun ke Depan

📅 Senin, 20 Okt 2025, 13:53 WIB | Oleh:
Menaker Optimistis Target 19 Juta Lapangan Kerja Bisa Tercapai dalam Empat Tahun ke Depan Doc: antara foto
Ket. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengaku optimistis target pemerintah untuk membuka 19 juta lapangan kerja dapat tercapai dalam empat tahun ke depan.

“Ya ini kan proses ya, yang saya pahami, kita masih dalam tahun ini, kan kita lihat ada berapa (lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja). Jadi kalau 19 juta (lapangan) itu dibagi berapa, 5 tahun? Nanti kita lihat dan saya optimis,” kata Menaker Yassierli saat ditemui di Jakarta, Senin (20/10).

Menurut dia, dalam satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pemerintah sudah memberikan sejumlah insentif dan inisiatif untuk mendorong ekosistem ketenagakerjaan nasional yang lebih baik.

“Ini, kan, baru 1 tahun dan terlihat ada sebuah tren berbagai inisiatif-inisiatif yang luar biasa, dan saya yakin itu akan menciptakan lapangan kerja,” ujar dia.

Namun, Yassierli mengingatkan untuk tetap menunggu hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai acuan data yang valid terkait jumlah lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja nasional.

Hal ini, menurutnya, diperlukan agar pemerintah dapat memperhitungkan langkah-langkah selanjutnya untuk mewujudkan target 19 juta lapangan kerja hingga tahun 2029.

“Tunggu aja, saran saya tunggu hasil survei. Dari situ nanti akan terlihat berapa yang kemudian penambahan dalam year-to-year, sektor formal, informal. Jadi, kita tunggu, ya,” kata Menaker.

“Jadi tidak usah kita menduga, nanti akan ada data yang valid yang kita jadikan sebagai acuan. Kita harus optimis, ya. Kita optimis, ya,” ujarnya.

Adapun 19 juta lapangan pekerjaan merupakan salah satu target pemerintahan Prabowo-Gibran, yang dijanjikan dalam masa kampanye Pemilihan Umum tahun lalu.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain dengan melanjutkan hilirisasi di berbagai bidang, seperti pertambangan, pertanian, perikanan, dan digital; melanjutkan pemerataan pembangunan yang tidak Jawa sentris; menggenjot ekonomi kreatif; dan menggenjot usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Kemehut Perkuat Integritas Pasar Karbon Indonesia

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemehut Perkuat Integritas ...
Nasional
DJP Tindak 38 Perusahaan Ba...

Bulog Bantah Beras Jadi Penyumbang Inflasi

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Bulog Bantah Beras Jadi Pen...
Advertisement
Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.